Kapolresta Cirebon, Kombes Arif Budiman, saat memberikan keterangan pers di Cirebon, Jawa Barat, 26 September 2022. Medcom.id/ Ahmad Rofahan
Kapolresta Cirebon, Kombes Arif Budiman, saat memberikan keterangan pers di Cirebon, Jawa Barat, 26 September 2022. Medcom.id/ Ahmad Rofahan

Komnas PA Beri Pendampingan Anak Korban Kekerasan Seksual Oknum Polisi di Cirebon

Roni Kurniawan • 30 September 2022 14:21
Bandung: Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan pendampingan kepada anak berusia 11 tahun yang menjadi korban penganiayaan dan pemerkosaan oleh seorang oknum polisi di Cirebon. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memulihkan mental anak tersebut usai aksi bejat oknum polisi yang merupakan ayah tirinya.
 
Ketua Komnas PA Jabar, Diah Puspitasari Momon mengatakan, pihaknya saat ini sudah mendatangkan psikolog dari pusat untuk memeriksa kondisi korban. Bahkan ibu korban pun turut akan mendapatkan pendampingan.
 
"Jadi nanti selain memberikan pendampingan kepada korban, ibu korban juga kita akan periksa (diberikan pendampingan)," ujar Diah saat dihubungi, Jumat, 30 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diah menuturkan, berdasarkan informasi yang didapat bahwa pelaku yang merupakan seorang anggota polisi saat ini telah ditahan. Berdasarkan kronologis, pelaku tega melakukan tindakannya tersebut dikarenakan kesal terhadap korban. 
 
Baca: Seorang Polisi di Cirebon Perkosa Anak Tiri

"Korban ini usia 11 tahun tapi masih ngompol dikasur, terus si ibunya juga enggak mau nyuci, terus ditarik oleh pelaku lalu dipukul lah. Sehingga saat saya tanya kronologisnya kepada tim penyidik, itu laporan pertama ada kekerasan fisik (oleh pelaku), terus seminggu kemudian, katanya ada kekerasan seksual," bebernya.
 
Diakui Diah, hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter menjelaskan terdapat luka di daerah alat vital korban. Namun ia belum bisa memastikan luka tersebut merupakan aksi bejat oknum polisi tersebut.
 
"Tapi tidak sampai ke selaput dara dalam. Tapi ada luka. Tapi kata dokter, itu bisa karena luka bawaan lahir, dan bisa juga dari aktivitas si anak itu (korban) seperti naik sepeda jatuh atau yang lainnya," ungkapnya.
 
Sebelumnya, seorang bocah 11 tahun diperkosa oleh ayah tiri yang merupakan anggota Polres Cirebon Kota. Kasus tersebut viral, setelah orang tuanya melaporkan kasus tersebut kepada Hotman Paris.
 
Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Pol Suntana bahkan dalam video yang diunggah oleh pengacara ternama Hotman Paris memperlihatkan bahwa polisi berpangkat bintang dua tersebut secara langsung meminta maaf kepada pihak keluarga korban.
 
"Saya yang minta maaf, bukan teteh (ibu korban) yang minta maaf. Teteh sing tenang ayeuna, nya (ibu sekarang yang tenang sekarang). Ini akan kami tindak. Kita sudah melakukan penahanan, melakukan proses sesuai SOP, kitu nya teh (gitu ya bu), teteh sabar heula nya (ibu sabar dulu)," ucap Suntana dalam video yang diunggah Hotman  Paris di akun sosial medianya
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif