Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI)
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI)

4 Pekeja Migran Asal Lampung yang Terkatung-katung di Istanbul Dipulangkan

Nasional tki Tenaga Kerja turki tki ilegal Pekerja Migran Indonesia
Lampost • 27 April 2022 13:38
Lampung: Empat calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung yang terkatung-katung di Istanbul, di Turki dipulangkan dan telah tiba di Jakarta, Senin, 25 April 2022. Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung, Agus Nompitu, membenarkan pemulangan pekerja migran Indonesia yang terdampar di Istanbul, Turki itu
 
Agus mengatakan empat warga Lampung tiba di Indonesia dan saat ini masih berada di Jakarta. Sedangkan enam orang lainnya masih menunggu giliran untuk dipulangkan ke Tanah Air.
 
“Dari 11 orang yang ada di Turki hanya ada 10 yang melapor ke Konsultan Jenderal Indonesia di Istanbul. Itu telah dilakukan mediasi dan diminta tanggung jawab bagi agen yang ada di Turki untuk mengembalikan 11 pekerja migran asal Lampung,” kata Agus di Lampung, Rabu, 27 Juli 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus menjelaskan untuk satu pekerja yang tidak melapor ke Konjen Indonesia di Turki karena ingin menunggu kepastian dari agennya. 
 
Baca: Satgas Pamtas Perketat 'Jalan Tikus' Cegah Keluar Masuk PMI Ilegal
 
"Dia enggak melapor ke Konsultan Jenderal dan Istanbul sendiri enggak tahu dia di mana," terangnya. 
 
Dinas Ketenagakerjaan akan menerima dan akan mengembalikan pekerja migran itu kembali ke daerah asal.
 
"Dia mengimbau warga yang ingin menjadi pekerja migran ataupun calon pekerja migran harus mentaati aturan prosedur sesuai undang-undang," jelasnya.
 
Masyarakat yang ingin menjadi pekerja migran harus mengecek profil dan legalitas perusahaan yang merekrut.
 
"Sehingga jangan mudah diiming-imingi agen merekrut tenaga kerja dengan gaji besar. Tapi lihat legalitas perusahaan," paparnya. 
 
Sementara, agen yang membawa 11 orang tersebut sedang diselidiki kepolisian. "Apakah mengarah tindak perdagangan orang, itu ranah kepolisian," ujarnya. 
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif