Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Surabaya Ajukan 2 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona vaksin covid-19 Pencegahan Covid-19 penanggulangan covid-19
Antara • 06 Januari 2021 12:04
Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengajukan dua juta dosis vaksin covid-19 kepada pemerintah pusat untuk masyarakat setempat.
 
"Permohonan ke pemerintah pusat sebanyak dua juta dosis vaksin covid-19. Hanya saja sampai saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut kapan vaksin itu akan datang," kata Ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, Rabu, 6 Januari 2021.
 
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya terkait vaksinasi covid-19 tersebut. Vaksinasi pertama akan dikhususnya bagi tenaga medis dan pihak lain sesuai aturan yang ditentukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, lanjut dia, rencana pemberian vaksin kepada warga ditentukan di rumah sakit dan Puskesmas melalui sistem informasi agar tidak terjadi penumpukan di satu titik.
 
"Intinya vaksinasi warga telah diatur sebagaimana aturan yang berlaku," ujarnya.
 
Baca juga: Polisi Cari Deklarator Tentara Allah
 
Terkait bantuan tahap satu dari pemerintah pusat berupa 77.760 dosis vaksin Sinovac untuk Provinsi Jawa Timur, Khusnul mengatakan Pemkot Surabaya saat ini masih koordinasi dengan pemprov terkait jatah vaksin.
 
"Kita belum tahu Surabaya dapat berapa. Tentunya Pemprov akan membaginya untuk 38 kabupaten/kota di Jatim," jelas dia.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana sebelumnya mengatakan pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Surabaya dijadwalkan pada 14-15 Januari 2021.
 
"Intinya untuk kesiapan vaksin akan dimulai serentak secara nasional pekan depan. Untuk di Jakarta pada 13 Januari 2021 dan di daerah-daerah diperkirakan pada 14-15 Januari," kata Whisnu.
 
Meski demikian, lanjut dia, Kota Surabaya hingga saat ini belum dapat vaksin meski bantuan dari pemerintah pusat sudah dikirim ke Pemerintah Provinsi Jatim.
 
Terkait hal itu, ia mengaku sudah menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya agar menanyakan kepada Pemprov Jawa Timur. 
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif