Ilustrasi unjuk rasa. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi unjuk rasa. Foto: MI/Susanto

30 Demonstran Tolak Omnibus Law di Makassar Dipulangkan

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Muhammad Syawaluddin • 14 Oktober 2020 19:08
Makassar: Sebanyak 30 pedemo aksi tolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis, 8 Oktober 2020, dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan swab di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan.
 
"Mereka semua negatif setelah swab dan menjalani perawatan empat hari," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Agus mengatakan setelah dinyatakan negatif dan dirawat selama empat hari di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, puluhan peserta aksi itu dijemput oleh orang tua masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain tes swab, puluhan pedemo itu juga tak terbukti melakukan pelanggaran saat aksi. Baik pada kasus penyerangan maupun perusakan fasilitas publik.
 
Baca juga:Pelibatan Anak Saat Demo di Beberapa Daerah Disebut Terorganisir
 
"Semua sudah diperiksa tidak ada keterlibatan langsung mereka ke sana apakah itu merusak atau lain sebagainya," jelasnya.
 
Setelah bentrokan antara mahasiswa dan kepolisian pada aksi menolak Undang-Undang Omnibus Law, sebanyak 250 orang ditangkap saat polisi menyisir beberapa titik guna menangkap para pelaku perusakan dan penyerangan Polsek Rappocini.
 
Dari ratusan yang ditangkap, polisi telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka saat ini ditahan di Rutan Polrestabes Makassar.
 
"Sudah ada enam yang jadi tersangka terkait kasus (penyerangan) Polsek Rapoocini," ungkap dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif