Pemilik Batik Al-Huda Sidoarjo, Nurul Huda. Medcom.id/Syaikhul Hadi
Pemilik Batik Al-Huda Sidoarjo, Nurul Huda. Medcom.id/Syaikhul Hadi

Batik Jadi Wadah Perajin Kenalkan Ikon Daerah Sidoarjo

Syaikhul Hadi • 03 Oktober 2020 10:18
Sidoarjo: Pemilik Batik Al-Huda Sidoarjo, Nurul Huda, membeberkan alasan memasukkan ikon Sidoarjo dalam produksi batiknya. Tujuannya untuk mengenalkan warisan budaya di Sidoarjo, Jawa Timur. 
 
Huda menjelaskan, ada tiga ciri khas yang menjadi ikon Sidoarjo yakni beras utah (tumpah), kembang tebu dan udang bandeng. Dia menerangkan, beras utah merupakan kekayaan alam di Sidoarjo.
 
"Dulunya, Sidoarjo memiliki dua pabrik penggilingan beras yang berukuran besar mencapai puluhan hektare. Pabrik berukuran besar itu memiliki cerobong yang menjulang keatas," terangnya, Jumat, 2 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan, keberadaan dua pabrik penggilingan beras di Sidoarjo berdampak pada penghasilan beras. Walhasil beras berhasil dijual ke daerah lain.
 
"Dulu kita kaya akan berasnya. Makanya sampai tumpah-tumpah," tambahnya. 
 
Baca: Batik Melayu Riau Kekurangan Penerus
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif