ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Warga Depok Bisa Rayakan Pernikahan dan Khitanan

Nasional Virus Korona New Normal
Antara • 28 Juli 2020 19:16
Depok: Wali Kota Depok, Jawa Barat, Mohammad Idris, membolehkan warganya menggelar perayaan pernikahan dan khitanan. Namun Idris meminta acara harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada para tamu.
 
"Tentunya tidak boleh ada kontak fisik secara langsung bersalaman atau berpelukan antara penyelenggara, tamu maupun antartamu yang hadir," kata Idris di Depok, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Baca: Warga Sulteng Diminta Tak Lengah Meski Kasus Covid-19 Rendah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan Pemkot Depok sudah mengeluarkan Peraturan Wali Kota tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan Sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kota Depok.
 
Dalam Peraturan Wali Kota Depok Nomor 49 Tahun 2020 tersebut, salah satunya mengatur kegiatan perayaan khitanan dan kegiatan perayaan pernikahan yang sudah mulai diperbolehkan dengan berbagai ketentuan.
 
Ketentuan lainnya dalam perayaan khitanan atau pernikahan yaitu pembatasan udangan. Misalnya ada sekitar 50 orang setiap 1 jam. Kemudian jika menggunakan tenda terbuka atau luar ruangan diatur 50 persen dari kapasitas dan jika menggunakan gedung ruang tertutup diatur 30 persen dari kapasitas.
 
"Tidak diperkenankan juga jamuan makan secara prasmanan jadi makanan disiapkan dalam box atau bawa pulang. Selain itu tuan rumah dan tamu juga wajib menggunakan masker, menjaga jarak fisik minimal 1,5 meter dan menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif