Ilustrasi-Petugas BPBD Magetan mendistribusikan bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan di wilayah Parang. (Foto: ANTARA/Louis Rika)
Ilustrasi-Petugas BPBD Magetan mendistribusikan bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan di wilayah Parang. (Foto: ANTARA/Louis Rika)

9 Kecamatan di Kabupaten Ngawi Rawan Kekeringan

Nasional kemarau dan kekeringan krisis air bersih
Antara • 26 September 2020 17:23
Ngawi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, memetakan sebanyak sembilan kecamatan di wilayah setempat berpotensi mengalami krisis air bersih atau kekeringan pada musim kemarau.
 
"Sembilan kecamatan itu yakni Mantingan, Karanganyar, Widodaren, Kedunggalar, Pitu, Bringin, Kasreman, Padas, serta Karangjati," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi, Teguh Puryadi, melansir Antara, Sabtu, 26 September 2020.
 
Guna menghadapi permintaan bantuan distribusi air bersih pada musim kemarau, pihaknya telah menyiagakan 15 armada mobil tangki air bersih. Masing-masing berkapasitas tujuh ribu liter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:61 Santri di Jombang Terkonfirmasi Positif Covid-19
 
Catatan BPBD Ngawi pada kemarau tahun lalu menyebutkan, Kecamatan Bringin menjadi daerah dengan desa kekeringan terbanyak, yakni mencapai 10 desa. Disusul Kecamatan Pitu, sedangkan kecamatan lainnya berkisar dua hingga lima desa.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif