Objek wisata pantai di Gunungkidul. Foto ANTARA/ Sutarmi
Objek wisata pantai di Gunungkidul. Foto ANTARA/ Sutarmi

Puluhan Destinasi Wisata di Gunungkidul Pakai QR Code Pedulilindungi

Ahmad Mustaqim • 02 Oktober 2021 14:38
Yogyakarta: Puluhan destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah mengantongi QR Code aplikasi pedulilindungi. Syarat ini menjadi wajib bila destinasi itu akan dibuka di tengah pandemi covid-19.
 
"Sebanyak 20 destinasi (wisata) sudah dapat akses QR Code pedulilindungi," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono, saat dihubungi, Sabtu, 2 September 2021.
 
Baca: 17 Kelompok Tani Flores Timur Dapat Bantuan Alsintan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hary mengatakan destinasi wisata yang telah kantongi QR Code di antaranya kawasan Pantai Baron sampai Seruni, kawasan Pantai Ngedan, kawasan Pantai Ngrenehan, kawasan Pantai Gesing, kawasan Pantai Siung, kawasan Pantai Timang, kawasan Pantai Wediombo, kawasan Gua Cerme, kawasan Gunung Gambar, kawasan Gunung Gentong, Taman Batu Mulo, TIC Patuk, kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, kawasan Goa Pindul, kawasan Watugupit, kawasan Sri Getuk, kawasan Embung Sriten, Kalisuci, kawasan Hutan Wonosadi, dan kawasan Green Village Gedangsari.
 
Menurutnya jumlah QR Code yang diperoleh pengelola destinasi berbeda. Ia mengatakan, hal itu menyesuaikan sejumlah hal, salah satunya jumlah pintu masuk destinasi.
 
"Total ada 57 QR Code yang diperoleh dari sebanyak 20 obyek wisata" jelasnya.
 
Hary mengatakan pemenuhan QR Code ini menjadi setengah perjalanan destinasi wisata untuk dibuka. Pihaknya meminta pengelola destinasi segera melengkapi dengan sertifikat jaminan aman dari covid-19 atau Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE), yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
 
"Jadi, meski QR Code aplikasi Pedulilindungi sudah ada, tapi belum berarti obyek wisata sudah diperbolehkan buka," ungkapnya.
 
Terpisah Sekretaris Daerah Pemerintah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan destinasi wisata yang dibuka masih sebanyak tujuh lokasi. Tujuh lokasi itu telah melengkapi QR Code aplikasi peduli lindungi dan sertifikat CHSE.
 
"Untuk (pembukaan) destinasi (wisata) lainnya masih belum. Masih menunggu keputusan pemerintah pusat juga," ungkap Kadarmanta.
 
Ia meminta pemerintah pusat mempertimbangkan situasi di lapangan dengan banyaknya tindakan curi kesempatan pembukaan destinasi dan munculnya joki untuk mengakses jalur alternatif. Menurut dia, penambahan destinasi untuk memudahkan petugas melakukan pengawasan di titik yang ditentukan.
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif