Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Alasan Polisi Tetapkan Pengendara Moge Sebagai Tersangka

P Aditya Prakasa • 15 Maret 2022 15:04
Bandung: Polisi menilai dua pengemudi motor gede (moge) Harley Davidson berinisial AG dan AN lalai hingga akhirnya menabrak dua bocah kembar di Kabupaten Pangandaran.
 
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, mengatakan faktor kelalaian tersebut menjadi pertimbangan polisi untuk menetapkan AG dan AN sebagai tersangka.
 
"Jadi sesuai dengan alat bukti yang kita peroleh dari cek tkp, kemudian kondisi jalan, kemudian faktor dari teknis kendaraan, kita peroleh ada kelalaian dari pengemudi, sehingga bisa ditetapkan sebagai penyebab kecelakaan tersebut," kata Ibrahim di Mapolda Jabar, Selasa, 15 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pengendara Moge Tabrak Anak Kembar di Pangandaran Ditetapkan Tersangka
 
Dia menjelaskan usai memeriksa saksi-saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka. Pasal yang diterapkan kepada tersangka yaitu Pasal 310 Ayat 4 UU Nomor 22 tahun 2009, terkait dengan UU LLAJ dan ancaman hukuman bisa mencapai 6 tahun
 
Berkaca dari kejadian ini, Ibrahim mengimbau para pengemudi moge tetap berhati-hati dan tidak arogan saat berkendara. Para pengemudi diharapkan bisa mencegah terjadinya kecelakaan yang berujung fatal hingga menghilangkan nyawa orang.
 
"Kebanyakan kecelakaan itu disebabkan oleh human error, atau kesalahan dari pengemudinya. Untuk itu perlu adanya kehati-hatian dalam menggunakan kendaraanya agar bisa menghindari kecelakaan," jelas Ibrahim.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif