Ilustrasi (Media Indonesia)
Ilustrasi (Media Indonesia)

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku di Lamongan Meluas

Media Indonesia.com • 24 Mei 2022 08:13
Lamongan: Sebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terus meluas. Jika sebelumnya baru menjangkiti ternak di 11 kecamatan kini, meluas di 16 kecamatan. 
 
Pemerintah Kabupaten Lamongan telah melokalisasi kawasan yang terjangkit dengan mendirikan posko dan menurunkan petugas untuk mengobati ternak yang terpapar penyakit. 
 
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan per 21 Mei, jumlah ternak yang tenjangkit wabah meningkat jadi 461 ekor dan tersebar di 16 kecamatan. Sebanyak 94 ekor berhasil disembuhkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Pemkab Lamongan, Wahyudi, mengatakan Pemkab Lamongan telah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat penanganan wabah PMK hingga lokalisasi ternak sapi. Hal tersebut dilakukan untuk mengendalikan dan mengeliminasi penyebaran virus penyebab PMK.
 
Baca juga: Garut Tetapkan KLB Penyakit Mulut dan Kuku
 
Selain itu, kata dia, instansinya juga terus melakukan penanganan berupa pemberian antibiotik, vitamin, dan desinfektan, serta lokalisir pergerakan sapi dengan menutup Pasar H Babat dan Tikung. Pemkab juga berkoordinasi dengan Polres Lamongan untuk mengontrol keluar masuk sapi dengan baik
 
"Kami juga bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Hewan (FKH) Universitas Airlangga untuk memberikan edukasi," tambahnya.
 
Ia menambahkan berbagai upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan kasus PMK di lokasi yang tepapar. Termasuk dalam untuk mengatisipasi agar PMK tidak sampai menyebar ke ternak lain, seperti domba dan kambing.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif