Terdakwa pencabulan santriwati, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) atau Bechi, saat dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Senin, 15 Agustus 2022. (Medcom.id/Amal)
Terdakwa pencabulan santriwati, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) atau Bechi, saat dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Senin, 15 Agustus 2022. (Medcom.id/Amal)

Sidang Pencabulan Santriwati Berjalan Alot, Baru 1 dari 5 Saksi yang Diperiksa

Amaluddin • 15 Agustus 2022 16:37
Surabaya: Sidang offline perkara pencabulan santriwati dengan terdakwa Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) atau Bechi berjalan alot. Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi itu baru memeriksa satu dari lima orang saksi sejak sidang dimulai pukul 09.45 WIB hingga 15.20 WIB.
 
"Ini sudah lima jam sidang, sampai saat ini baru pemeriksaan satu saksi saja belum selesai," kata salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat keluar dari ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Senin, 15 Agustus 2022.
 
Sementara itu, Rio Ramabaskara, salah satu kuasa hukum terdakwa Bechi, menyebut sidang pemeriksaan saksi-saksi diskors selama 30 menit. Namun, ia tidak menjelaskan alasan kenapa sidang tersebut ditunda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rio menyebut ada lima orang saksi yang dihadirikan dalam sidang perkara pencabulan santriwati dengan terdakwa Bechi.
 
Sidang kali ini, baik korban dan terdakwa sama-sama dihadirkan dalam sidang. Namun, PN Surabaya menyiapkan dua ruangan berbeda bagi korban dan terdakwa agar mereka tidak bertemu.
 
Baca: Terdakwa Pencabulan Santriwati Mas Bechi Jalani Sidang Tatap Muka
 
Semula, Bechi terlihat dibawa petugas Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dari ruang tahanan menuju ke ruang Cakra, tempat berlangsungnya sidang. Namun, 30 menit kemudian, ayah empat anak itu keluar dari ruangan tersebut dikawal ketat petugas. 
 
Putra tunggal Kiai Muchtar Mu'thi, pemilik Pondok Pesantren Shiddiqiyah Jombang itu lalu dipindahkan ke ruangan jaksa dan mengingkuti sidang melalui layar monitor yang disiapkan. Sedangkan korban dihadirkan dalam sidang yang berlangsung di ruang Cakra PN Surabaya.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif