Gus Qusyai saat memijat saraf pasien - Medcom.id/ Rahmatullah
Gus Qusyai saat memijat saraf pasien - Medcom.id/ Rahmatullah

Ponpes di Sumenep Sembuhkan Pecandu Narkoba dengan Pijat dan Jamu

Nasional kasus narkoba anti narkoba
Rahmatullah • 19 Oktober 2020 17:30
Sumenep: Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Utara, Sumenep, Jawa Timur, melakukan rehabilitasi cara berbeda dengan terhadap anak pecandu narkoba. Metode yang diterapkan pondok pesantren tersebut ialah dengan pijat saraf dan jamu herbal.
 
"Selain dengan kegiatan keagamaan juga kita terapkan pijat saraf dan meminum jamu. Olahraga juga kita rutin lakukan bagi anak yang menjalani rehabilitasi," kata Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Utara, Gus Qusyai, Senin, 19 Oktober 2020.
 
Baca: Tanam Ganja Asal Amerika, Pria di Bandung Ditangkap Polisi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan pijat saraf tujuannya sebagai relaksasi agar mantan pecandu tidak lagi berfikir untuk menggunakan natkoba. Sedangkan meminum jamu herbal untuk memulihkan kondisi kesehatan tubuh.
 
"Terapi ini dilakukan berkala selama 41 hari. Jadi pikiran mereka harus tenang baru diarahkan agar tidak lagi menggunakan narkoba. Pikiran dan tubuh mereka harus sehat. Yang sudah menjalani rehabilitasi terus mau lanjut mondok bisa, gratis," jelasnya.
 
Gus Qusyai kembali mengatakan metode pijat saraf dan meminum jamu telah diterapkan sejak awal dibukanya pelayanan rehabilitasi pada tahun 2007 lalu.
 
Salah seorang pasien inisial NA mengaku rehabilitasi yang dijalankan sangat membantu dirinya agar tidak lagi terjerumus pada penggunaan narkoba. NA mengungkapkan sempat menjadi pengguna narkoba selama dua tahun yaitu mulai lulus SMP hingga kelas 2 SMA.
 
"Awal saya pakai itu diberi gratis sama teman, tapi lama-kama saya kecanduan dan harus beli. Kalau sekarang tidak, saya tidak mau dekat-dekat (narkoba) lagi," ungkap NA.
 
Pasien yang menjalani terapi di Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Utara mayoritas berasal dari wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep. Bahkan sekarang pondok pesantren ini menjadi salah satu rujukan Polres Sumenep untuk merehabilitasi pengguna narkona yang masih di bawah umur.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif