Masyarakat Kota Palembang yang melakukan proses pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Palembang. (Foto: MI/Dwi Apriani)
Masyarakat Kota Palembang yang melakukan proses pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Palembang. (Foto: MI/Dwi Apriani)

Bandara Palembang Masih Tutup Rute Internasional Cegah Omicron

Nasional Bandara Penerbangan Varian Baru Covid-19 Omicron Varian Omicron
Media Indonesia.com • 09 Januari 2022 08:32
Palembang: Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatra Selatan, sejak pandemi covid-19 merebak hingga kini belum membuka penerbangan internasional.
 
Selain mengantisipasi laju penyebaran covid-19, belum dibukanya rute internasional itu untuk mengantisipasi masuknya virus covid-19 varian omicron.
 
Kasi Lalu Lintas Keimigrasian Adep Yoenoes menyebutkan penutupan penerbangan tersebut berdampak tidak ada data warga negara asing (WNA) yang datang melalui udara. Namun yang melalui pelabuhan diketahui masih ada. Mereka merupakan anak buah kapal (ABK) atau kru kapal yang membawa barang atau kargo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk ABK WNA pada Desember 2021 tercatat sebanyak 926 orang. Ini semua melalui pelabuhan. Kalau untuk penerbangan atau kedatangan internasional di bandara memang sampai sekarang belum dibuka," kata Adep Yoenoes, Sabtu, 8 Januari 2022.
 
Menurut Adep, jumlah tersebut meningkat dibandingkan November yang terdata sebanyak 571 ABK WNA. Mereka diketahui datang melalui Pelabuhan Boom Baru, Pelabuhan Tanjung Api-Api, dan Pelabuhan Sungsang.
 
Baca juga: BPBD Garut Gandeng PVMBG Kaji Daerah Rawan Longsor di Talegong
 
"Warga negaranya kebanyakan dari Tiongkok, Filipina, Vietnam, dan Thailand. Saat mereka datang kita selalu memeriksa bersama dengan tim dari Karantina dan Bea Cukai," ungkapnya.
 
Ia menyebutkan sejauh ini lalu lintas WNA di Palembang dalam kategori aman, karena mereka sudah dikarantina. Pemeriksaannya pun dilakukan di kapal dan ditangani sesuai prosedur.
 
"Jumlahnya juga relatif sesuai kebutuhan, karena ini sifatnya angkutan barang," imbuhnya.
 
Di sisi lain, pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang juga mengalami peningkatan pada Desember 2021.
 
"Untuk pembuatan paspor pada November sebanyak 920 dan pada Desember ada 1.000. Sedangkan untuk Januari 2022, karena baru beberapa hari belum terdata. Namun setiap harinya sebanyak 40 permohonan selalu full," ungkapnya.
 
Adep menambahkan untuk pembuatan paspor mulai meningkat karena umrah sudah mulai dibuka. "Jadi banyak masyarakat yang membutuhkan paspor untuk persiapan umrah," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif