Penyekatan kawat duri di Tugu Juang Bandar Lampung. Lampost.co/MTVL/Putri Purnama
Penyekatan kawat duri di Tugu Juang Bandar Lampung. Lampost.co/MTVL/Putri Purnama

Penyekatan Pakai Kawat Berduri, Warga: Bandar Lampung Masuk Zona Konflik

Lampost • 18 Agustus 2021 13:14
Bandar Lampung: Sejumlah titik penyekatan di Kota Bandar Lampung dipasang kawat berduri. Alat yang kerap dijadikan blokade saat terjadi aksi demonstrasi itu dipasang sejak Selasa pagi, 17 Agustus 2021, di Tugu Juang dan Raden Inten.
 
Pantauan di lokasi, titik penyekatan kawat berduri di Tugu Juang Bandar Lampung, Rabu, 18 Agustus 2021, membuat kemacetan dan terdengar kendaraan membunyikan klakson akibat tidak adanya petugas yang mengatur lalu lintas.
 
Salah satu pengemudi ojek daring, Rohadi, mengeluhkan adanya penyekatan jalan yang dilakukan Polresta Bandar Lampung. Penyekatan dengan kawat berduri dinilainya berlebihan.

“Saya pikir mau ada demo, sampai ada kawat duri dipasang atau Bandar Lampung masuk zona konflik. Saya enggak paham gunanya penyekatan apa,” ujar dia. 
 
Baca juga: 7 Pelaku Tambang Ilegal di Aceh Besar Ditangkap
 
Rohadi berharap kebijakan tersebut dapat dievaluasi. “Kalau bisa enggak usah pakai kawat berduri, biasa saja."
 
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan belum mengetahui penyekatan yang menggunakan kawat berduri. Menurutnya, hal itu kebijakan dari Polda Lampung. 
 
“Tidak ada koordinasi ke Pemkot, tapi selama ini kami berkolaborasi dengan Polda, Polresta, juga pihak-pihak terkait,” kata Eva.
 
Ia mengungkapkan apa pun bentuk penyekatan yang dilakukan, merupakan salah satu bentuk upaya seluruh elemen dalam menekan kasus positif covid-19 di Bandar Lampung.
 
“Semuanya untuk kebaikan masyarakat. Penyekatan kemarin juga menjadi salah satu yang membantu kita ke zona oranye covid-19,” ujarnya. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan