Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Achmad Mustofa Kamal. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Achmad Mustofa Kamal. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.

Warga Papua Berkeliaran Setelah Pukul 14.00 Ditindak

Nasional Virus Korona
Roylinus Ratumakin • 14 Mei 2020 13:20
Jayapura: Polda Papua menegaskan akan menindak warga di Kota/Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, Papua, bila melanggar aturan batas aktivitas. Ancaman pasal berlaku untuk warga yang masih berkeliaran di atas jam 14.00 WIT.
 
"Kami akan menjerat warga dengan pasal berlapis jika tak menuruti imbauan polisi untuk membubarkan diri dari kerumunan atau malah melawan petugas," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Achmad Mustofa Kamal, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Kamal menerangkan pemberlakuan batas jam beraktivitas mulai diterapkan pada Senin,18 Mei - 4 Juni 2020. Pembatasan aktivitas berdasarkan hasil rapat koordinasi Pemprov Papua dengan tiga daerah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keputusan rapat disepakati bahwa pembatasan aktivitas dilakukan dari pukul 14.00 WIT hingga 06.00 WIT," ungkapnya.
 
Baca:Pesawat Jatuh di Danau Sentani Membawa APD
 
Dia mengaku pihaknya segera menyosialisikan aturan pembatasan aktivitas tersebut, sebelum diterapkan. Sehingga masyarakat tidak bisa beralasan tidak mengetahui aturan pembatasan aktivitas.
 
"Kami akan lakukan sosialisasi dan penempelan stiker di tempat tempat umum dan kendaraan umum lainnya sebagai bentuk imbauan," jelasnya.
 
Kamal memastikan petugas mengedepankan tindakan humanis dan persuasif sebelum menindak warga. Namun, warga yang melawan akan diancam pasal.
 
"Warga dapat dijerat dengan Pasal 212 KHUP, 216 KUHP dan Pasal 218 KUHP," tandasnya.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif