Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto: Medcom.id/Candra
Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto: Medcom.id/Candra

Bima Arya: Kota Bogor Tidak Butuh Industri Alkohol

Rizky Dewantara • 14 Januari 2022 14:19
Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan Kota Bogor bisa terus maju perekonomiannya tanpa industri minuman alkohol dan iklan rokok. Secara tegas Bima menolak dua komoditas tersebut masuk ke kota, karena bertolak belakang dengan karakteristik dan konsep Kota Bogor.
 
"Saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Bogor di atas rata-rata nasional dan Jawa Barat, jadi kami tidak butuh industri alkohol untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Selain alkohol, kami juga tidak butuh iklan rokok masuk ke dalam kota. Itulah yang membuat kita memiliki karakteristik kota ramah keluarga," ungkap Bima Arya kepada medcom.id. Bogor, Jum'at, 14 Januari 2022.
 
Bima memaparkan, Kota Bogor memiliki Peraturan Daerah (perda) untuk melarang iklan rokok. Ia tak khawatir pendapatan asli daerah (PAD) akan turun. Justru sebaliknya PAD Kota Bogor meningkat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bima Arya: Izin Penjualan Minol Golongan B dan C di Kota Bogor Tidak Mudah
 
"Sejak 2014 PAD kita naik Rp100 milyar per tahun, padahal tidak ada iklan rokok. Jadi jelas konsep Kota Bogor seperti apa, bagi para investor yang mau berinvestasi harus melihat itu," akunya.
 
Ia menambahkan, untuk investor atau pelaku usaha di Kota Bogor pada bidang kuliner, khususnya kafe dan resto harus tetap memperhatikan karakteristik daerahnya. Pihaknya berharap, kafe dan resto di Bogor untuk tetap mengusung konsep keluarga.
 
"Jika lebih dari itu, maka jangan membuka usaha di Kota Bogor. Silahkan cari kota lain saja," sebut Bima. 
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif