Kadisdik Provinsi Jabar, Dedi Supandi, saat mengunjungi kediaman korban perundungan di Cirebon.
Kadisdik Provinsi Jabar, Dedi Supandi, saat mengunjungi kediaman korban perundungan di Cirebon.

Terjadi Perundungan, Kadisdik Jabar Kumpulkan Seluruh Kepala Sekolah di Cirebon

Ahmad Rofahan • 23 September 2022 16:18
Cirebon: Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat, mengumpulkan seluruh kepala sekolah di wilayah Kantor Cabang Dinas (KCD) X Jawa Barat, di Cirebon, Jumat 23 September 2022. Mereka dikumpulkan imbas adanya perundungan yang dilakukan oleh siswa SMK kepada bocah penyandang disabilitas.
 
"Hari ini, kami kumpulkan semua kepala sekolah," kata Dedi, Jumat, 23 September 2022.
 
Seluruh kepala sekolah di wilayah KCD X Jawa Barat ini diberikan pemahaman terkait sekolah ramah anak. Saat ini, sekolah ramah anak untuk SMK di Jawa Barat, baru mencapai 28,23 persen saja. Jauh dibandingkan dengan sekolah lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya juga akan menjelaskan tentang indikator sekolah ramah anak," kata Dedi.
 
Ia mengatakan sekolah ramah anak bukan hanya berkaitan dengan bersih, indah, dan aman saja, namun juga harus inklusif. Dedi juga meminta kepada seluruh kepala sekolah, untuk bisa meningkatkan pengawasan kepada muridnya.
 
Baca: Pelaku Utama Perundung Disabilitas di Cirebon Terancam Dikeluarkan dari Sekolah
 
Karena menurut Dedi, salah satu waktu yang dihabiskan cukup lama oleh siswa, adalah di sekolah. Siswa menghabiskan waktu sekitar 8 jam di sekolah.
 
"Oleh karena itu, pengawasannya juga harus maksimal," kata Dedi.
 
Dedi berharap siswa-siswa baik itu SMK ataupun SMA bisa melakukan kunjungan silaturahmi ke sekolah-sekolah luar biasa (SLB). Hal tersebut untuk bisa menjalin interaksi dan melihat secara langsung aktivitas mereka.
 
Sebelumnya, seorang penyandang disabilitas mendapatkan perundungan dan penganiayaan oleh siswa SMK di Cirebon. Selain ditendang, korban juga diinjak dan dinaiki pundaknya oleh pelaku. Aksi keji tersebut terbongkar usai video perundungan tersebut viral di media sosial.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif