Pedagang di ?Pasar Beringharjo jaja ramuan penangkal virus korona. (Foto: Medcom.id/Mustaqim)
Pedagang di ?Pasar Beringharjo jaja ramuan penangkal virus korona. (Foto: Medcom.id/Mustaqim)

Pedagang Pasar Beringharjo Jaja Ramuan Penangkal Korona

Ahmad Mustaqim • 04 Maret 2020 18:24
Yogyakarta: Sejumlah pedagang di Pasar Beringharjo, Daerah Istimewa Yogyakarya (DIY), mengambil peluang untuk berjualan rempah di tengah wabah virus korona. Rempah yang dijajakan bahkan diberi nama Empon Korona.
 
Purwoto, salah satu pedagang, mengungkapkan, empon-empon atau akar rimpang seperti jahe, kunyit, temulawak, dan sejenisnya, mampu meningkatkan daya tahan tubuh jika rutin dikonsumsi.
 
"Ada beberapa macam (rempah). Saya bungkus dengan masing-masing harga yang berbeda," kata Purwoto, Rabu, 4 Maret 2020.

Baca juga: Antisipasi Korona, Tangsel Kembali Cek 298 TKA
 
Lelaki 49 tahun ini mengatakan Empon Korona yang ia racik didominasi oleh akar rimpang. Racikan pun dikemas sedemikian rumah sesuai saran seorang dokter kenalannya untuk memudahkan pembeli saat mengonsumsinya.
 
"Jualnya satu bungkus Rp10 ribu. Saya buat 100 bungkus, sisa dua," sambungnya.
 
Ketimbang jamu tradisional, kata Purwoto, racikan rempah yang belum diolah cenderung lebih laku. Selain tren minum jamu juga telah menurun, empon yang dikemas dapat menghemat tenaga pedagang jamu.
 
"Kalau masih banyak yang cari, rencana saya mau meracik lagi," imbuh dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>