Tasikmalaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, akan menerjunkan tim medis untuk menelusuri kemungkinan penyebaran covid-19 terhadap warga yang menjadi korban keracunan makanan. Lantaran mereka berasal dari kerumunan di hajatan, sehingga dikhawatirkan
Tasikmalaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, akan menerjunkan tim medis untuk menelusuri kemungkinan penyebaran covid-19 terhadap warga yang menjadi korban keracunan makanan. Lantaran mereka berasal dari kerumunan di hajatan, sehingga dikhawatirkan

Dugaan Penyebaran Covid-19 dari Korban Keracunan di Tasikmalaya Ditelusuri

Nasional keracunan makanan
Antara • 09 Oktober 2020 22:16
Tasikmalaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, akan menerjunkan tim medis untuk menelusuri kemungkinan penyebaran covid-19 terhadap warga yang menjadi korban keracunan makanan. Lantaran mereka berasal dari kerumunan di hajatan, sehingga dikhawatirkan terjadi penularan.
 
"Di sini berkerumun, ada dampak lain, karena itu saya minta dilakukan penelusuran," kata Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, di Puskesmas Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Ia menuturkan musibah keracunan yang diduga dari makanan di acara hajatan itu menimpa 197 warga Kecamatan Mangkubumi dari berbagai kalangan usia. Dia menerangkan, banyaknya korban yang dirawat memicu terjadinya penularan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Korban Keracunan Makanan di Tasikmalaya Jadi 171 Orang
 
"Saya minta mereka kalau sudah pulang harus ditelusuri," katanya.
 
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titie Purwaningsari, menambahkan petugas kesehatan masih menangani korban keracunan yang datang sehari sebelumnya. Bahkan, kata dia, ada juga pasien yang baru datang.
 
"Belum ada pasien yang dalam kondisi kritis, jadi belum ada yang sampai mengancam nyawa," katanya.
 
Sementara itu, korban keracunan tercatat sebanyak 197 orang. Terdiri dari 25 orang usia balita, 56 anak-anak, 98 pasien dewasa, dan 18 lansia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif