Korban keracunan massal di Tasikmalaya mendapatkan perawatan di salah satu ruang kelas SDN Puspasari. (Foto: MI/Kristiadi)
Korban keracunan massal di Tasikmalaya mendapatkan perawatan di salah satu ruang kelas SDN Puspasari. (Foto: MI/Kristiadi)

Korban Keracunan Makanan di Tasikmalaya Jadi 171 Orang

Nasional keracunan keracunan makanan
Media Indonesia.com • 09 Oktober 2020 13:37
Tasikmalaya: Korban keracunan makanan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, bertambah menjadi 171 orang. Ratusan warga dari 12 kampung itu kini dirawat di berbagai tempat.
 
Kepala Puskesmas Mangkubumi, Arif Rianto, mengatakan
sebanyak 19 orang dirawat di RSUD dr Soejarhim, 43 orang ditampung di SDN Puspasari, sisanya di puskesmas dan klinik sekitar. Dari 171 orang ini, dua orang di antaranya sedang hamil.
 
"Mereka yang keracunan sebagian besar adalah anak-anak. Ada juga orang tua karena mereka mengantar anaknya ke syukuran ulang tahun. Petugas telah mengambil sampel makanan berupa nasi kuning dan telur. Korban keracunan kini telah mendapat bantuan pengobatan," kata Arif, Jumat, 9 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:146 Orang di Tasikmalaya Keracunan Makanan
 
Ia mengatakan untuk penampungan di SDN Puspasari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tasikmalaya mendirikan tenda darurat dan dapur umun. Keracunan massal ini berawal dari makanan untuk syukuran ulang tahun seorang anak, pada Kamis, 9 Oktober 2020. Dari keterangan warga, mereka muntah-muntah setelah makan nasi kuning.
 
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan menambahkan dengan bertambahnya kasus keracunan menyebabkan ruang RSUD dr Soekardjo penuh. Seluruh tenaga medis di puskesmas dikerahkan untuk menangani ratusan warga yang keracunan dibantu BPBD dan Dinas Sosial. (Kristiadi)

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif