ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Calon Anggota DPD RI Asal Jatim Wajib Kantongi 5.000 Dukungan

Amaluddin • 09 Desember 2022 17:23
Surabaya: Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Jawa Timur wajib mengantongi 5.000 dukungan. Dukungan tersebut harus tersebar minimalnya di 50 persen kabupaten/kota yang ada di Jatim.
 
"Jadi harus tersebar di 50 persen kabupaten/kota di Jatim. Artinya, kalau di Jatim ada 38 kabupaten/kota dukungan, maka harus tersebar minimal di 19 kabupaten/kota," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Choirul Anam, saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Desember 2022.
 
Baca: KPU Sebut Pencalonan DPD Mantan Napi Tak Perlu Jeda 5 Tahun

Anam menjelaskan peraturan terkait dukungan itu berdasarkan ketentuan KPU RI. Mengingat jumlah penduduk Jatim yang lebih dari 20 juta jiwa, maka jumlah dukungan minimal yang harus diperoleh calong anggota DPD dari Jatim sebanyak 5.000 dukungan.
 
"Tahapan penyerahan dukungan itu dilakukan mulai tanggal 16 hingga 29 Desember 2022 ini," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga saat ini, KPU Jatim masih menunggu calon anggota DPD dari Jatim untuk mengambil akun Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Akun Silon tersebut yang nantinya digunakan untuk proses penyampaian dukungan dari para calon, sebagai bukti mereka benar-benar didukung masyarakat.
 
"Kalau dulu kan (penyerahan dukungan) manual membawa KPP ke Kantor KPU Jatim. Untuk ke depan penyerahan dukungan itu dilakukan melalui Silon, artinya menggunakan online. Yang dilakukan di Kantor KPU hanya penyerahan berkas pencalonan, bukan berkas dukungannya," ungkap Choirul Anam.
 
Anam mengungkapkan sejauh ini calon anggota DPD yang sudah mengurus akun Silon ada 20 orang. Sebagian besar masih didominasi nama-nama lama meskipun ada beberapa nama baru. Anam melanjutkan, bagi calon anggota DPD yang khendak mendaftar dan menemui kendala, bisa menghubungi helpdesk yang disediakan di Kantor KPU Jatim.
 
Anam juga menjelaskam terkait kemungkinan adanya dukungan ganda. Sesuai PKPU, ketika ditemukan dukungan ganda nantinya calon yang ketahuan mengkloning jumlah dukungannya bakal dikurangi 50 dukungan.
 
"Kalau ditemukan misalkan ada dua dukungan itu kemudian kita lakukan proses klarifikasi. Bukan yang lebih dulu melaporkan itu yang diakui. Tetap kita klarifikasi kepada yang bersangkutan apakah dia mendukung si A atau si B, nanti ada surat pernyataan," ujarnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

 
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif