Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

3 Begal Bersenjata Tajam di Tangerang Dibekuk

Hendrik Simorangkir • 30 Juni 2022 14:17
Tangerang: Polsek Teluknaga membekuk tiga begal telepon seluler yang beraksi di daerah Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten. Korban dari tiga pelaku begal bersenjata tajam jenis celurit ini berjumlah tiga orang.
 
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengatakan, tiga tersangka itu berinisial AJ, D, dan MH. Masing-masing berusia 19, 20, dan 18 tahun. Mereka beraksi kepada Bayjuri yang mengalami pencurian dengan kekerasan pada Selasa, 28 Juni 2022. 
 
"Selain itu (korban) Muhammad Dzul Fahmi yang terjadi pada 9 April 2022, membuat korban mengalami luka bacok. Terakhir itu Ceceng Abuyajid, yang mengalami luka dengan usus terburai mengalami peristiwa pada 6 Agustus 2021. Berdasarkan 3 laporan yang sama yakni menjadi korban kejahatan kawanan pelaku pencurian dengan kekerasan," ujar Zain, Kamis, 30 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zain menuturkan, adapun ketiga pelaku memiliki peran masing-masing, yakni AJ eksekutor begal, D dan MH berperan sebagai joki sepeda motor dan mengawasi situasi sekitar.
 
Baca juga: DPO Pembunuhan di Cirebon Ditangkap di Jambi
 
"Anggota berhasil menangkap ketiga pelaku yang merupakan warga Teluknaga Kabupaten Tangerang," katanya. 
 
Zain menjelaskan, modus yang dilakukan ketiga kawanan begal ini sama seperti laporan kejadian-kejadian sebelumnya, yakni korban yang pada saat kejadian sedang bermain telepon seluler dihampiri para pelaku dengan membawa celurit dan mengacungkan ke arah korban.
 
"Usai mengambil telepon selular secara paksa hingga melukai korbannya, para pelaku ini langsung lari meninggalkan korban," jelasnya.
 
Zain menambahkan, pihaknya sudah mengidentifikasi kawanan ini, setelah ditangkap dan dilakukan interogasi mereka mengakui telah melakukan perampasan telepon seluler para korban. 
 
"Para pelaku tidak segan-segan melakukan penganiayaan, membacok menggunakan celurit jika korban berusaha mempertahankan harta bendanya," katanya.
 
Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dan Pasal 170 KUHP subs Pasal 351 KUHP, dengan ancaman penjara 5 tahun.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif