Penjualan sepeda di Solo, Jateng. Medcom.id/Triawati Prihatsari
Penjualan sepeda di Solo, Jateng. Medcom.id/Triawati Prihatsari

Penjualan Sepeda di Solo Meroket

Nasional sepeda New Normal
Triawati Prihatsari • 23 Juni 2020 14:14
Solo: Pandemi korona membawa berkah bagi penjual sepeda di Kota Solo, Jawa Tengah. Penjual sepeda meraup rejeki, karena penjualan naik berkali lipat selama beberapa waktu terakhir.
 
"Hari normal biasanya per hari hanya sekitar 30-an pembeli. Akhir-akhir ini meningkat menjadi seratusan pembeli per hari untuk berbagai jenis sepeda," ujar Pemilik Toko Sepeda Rukun Makmur yang berada di jantung Kota Solo, Meiko Hadi Wijaya, Selasa, 23 Juni 2020.
 
Peningkatan penjualan terjadi tak lama setelah serangan covid-19. Awal pandemi covid-19, penjualan sepeda sempat lesu. Mayoritas pembeli mengambil jenis sepeda di kisaran harga Rp2 juta hingga Rp5 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Penjualan Sepeda di Jepara Naik 100%
 
Saking banyaknya peminat sepeda di tengah pandemi, pembeli rela antre hingga luar toko dengan menjaga jarak satu meter. Pasalnya, Meiko memberlakukan pembatasan jumlah pembeli di dalam tokonya.
 
"Naiknya drastis. Lesu saat awal pandemi, langsung meroket sebulan terakhir. Makanya kami sampai harus membatasi pembeli yang berada di dalam toko maksimal 25 pembeli," bebernya.
 
Keramaian tersebut terjadi di hampir seluruh toko sepeda di Kota Solo. Termasuk di Toko Sepeda Kembar Jaya Solo.
 
Aris pemilik Toko Sepeda Kembar Jaya Solo mengaku penjualan sepeda di tokonya naik setelah Lebaran 2020. Dalam satu hari, tokonya mampu melepas 20 unit sepeda, biasanya lima sepeda per hari.
 
"Masyarakat memilih bersepeda karena tidak ada kontak fisik dengan lain. Dan akhir-akhir ini kami sempat kewalahan melayani pembeli," ujarnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif