Kepala BKPSDM Kabupaten Ponorogo, Andi Susetyo (Foto / Metro TV)
Kepala BKPSDM Kabupaten Ponorogo, Andi Susetyo (Foto / Metro TV)

Uang Hasil Calo PPPK Ponorogo Capai Rp600 Juta

Clicks.id • 22 September 2022 18:34
Ponorogo: Praktik percaloan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terjadi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur. Uang sogokan senilai kurang lebih Rp600 juta disebutkan masih dibawa pria berinisial D yang menjadi otak percaloan.
 
“Total ada Rp600 juta lebih yang masih dibawa oleh D. Dia (D) adalah mengaku sebagai Panselnas (Panitia Seleksi ASN Nasional),” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Andy Susetyo, Kamis, 22 September 2022.
 
Menurutnya, D meminta sejumlah uang mulai dari Rp60 juta hingga Rp70 juta per orang. Ada 27 PPPK yang menginginkan jalur cepat. Ijazah mereka pun ditahan semua oleh D.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“11 Orang sudah membayar. Uang itu sudah di D. Kemudian sisanya 16 itu ijazahnya ditahan,” terangnya.
 
Baca juga: Percaloan PPPK di Ponorogo Berjalan Sejak 2021, Begini Modusnya

Andy melanjutkan, terbongkarnya praktik percaloan setelah 16 PPPK mengadu kepada BKPSDM. Ijazah mereka masih ditahan broker lantaran belum membayar uang tebusan. Belasan PPPK tersebut juga diancam bakal dicabut SK pengangkatan jika tidak segera membayar.
 
"Diungkapnya ini setelah lulus ada beberapa orang tidak membayar, ada ancaman jika tidak membayar kan tidak diluluskan," jelas Andy.
 
Terkait kasus percaloan ini, Bupati Ponorogo melalui BKPSDM bakal memberikan sanksi bagi PNS serta PPPK yang terlibat. Untuk PNS dikenakan sanksi penurunan jabatan. Sedangkan untuk PPPK akan dilakukan pemotongan gaji sesuai kategori pelanggaran.
 
"Untuk PPPK masuk catatan merah, sebagai pertimbangan kelanjutan kontrak selanjutnya," tegas dia.
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif