Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono ketika meninjau persediaan bahan pokok di Pasar Sukatani Depok.(ANTARA/Foto: Humas Pemkot Depok)
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono ketika meninjau persediaan bahan pokok di Pasar Sukatani Depok.(ANTARA/Foto: Humas Pemkot Depok)

Persediaan Bahan Pokok di Kota Depok Dijamin Aman

Antara • 02 April 2022 09:59
Depok: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menjamin selama Ramadan hingga Idulfitri 1443 Hijriah persediaan bahan pokok aman, sehingga masyarakat tak perlu membeli dalam jumlah yang banyak.
 
"Hasil monitoring sejumlah pasar-pasar tradisional memang ditemukan beberapa jenis komoditas mengalami kenaikan harga karena menjelang Ramadan tiap tahun ke tahun selalu terjadi kenaikan harga," kata Imam di Depok, Jawa Barat, Sabtu, 2 April 2022.
 
Berdasarkan pantauan langsung di Pasar Sukatani, lanjut Imam Budi, komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya minyak goreng kemasan sekitar Rp26 ribu hingga Rp27 ribu per liter, daging sapi semula Rp120 ribu menjadi Rp150 ribu per kg. Kemudian, ayam broiler semu/a Rp30 ribuan menjadi Rp50 ribu per kg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikatakannya, Pemkot Depok akan terus memantau perkembangan harga bahan kebutuhan pokok setiap harinya di seluruh pasar selama bulan puasa. Wakil Wali Kota Depok itu juga mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam membeli kebutuhan bahan pokok karena stoknya aman.
 
Baca juga: Wali Kota Kendari Pastikan Tempat Hiburan Malam Tutup selama Ramadan
 
"Kami memastikan ketersediaan stok barang ada, mudah-mudahan kenaikan harga tidak terjadi begitu lama. Harga stabil inflasi terjaga," ujarnya.
 
Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Depok Adnan Mahyudin menambahkan kenaikan harga hampir serentak di lima pasar tradisional yang dikelola oleh Pemkot Depok yaitu Pasar Agung, Pasar Musi, Pasar Tugu, Pasar Kemiri Muka, dan Pasar Cisalak.
 
"Kami berharap selama bulan Ramadhan ini masyarakat melakukan konsumsi secara wajar, berjualan secara jujur dan bijak, berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, menerapkan pola hidup sederhana. Kami juga mengajak masyarakat untuk melakukan diversifikasi makanan, baik dari bahan maupun cara pengolahannya," kata Adnan.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif