Kebakaran di RSUP Dr Kariadi Semarang, Jateng. (Tangkapan layar)
Kebakaran di RSUP Dr Kariadi Semarang, Jateng. (Tangkapan layar)

Kebakaran RSUP dr Kariadi Berasal dari Ruang MRI Instalasi Onkologi

Mustholih • 30 Desember 2021 22:46
Semarang: Gedung Kasuari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi, Semarang, mengalami kebakaran pada pukul 18.15 WIB. Direktur Utama RSUP dr Kariadi, Farichah Hanum, mengatakan titik api kebakaran berasal dari ruang MRI Instalasi Onkologi Gedung Kasuari.
 
"Kebakaran terjadi di ruang MRI Instalasi Onkologi. Tim internal kami begitu mengetahui ada potensi api semua bergerak secara cepat, bagaimana kami harus mengaktivasi penanda bahaya kebakaran, tim kami juga harus mengevakuasi pasien, dokumen-dokumen penting, peralatan-peralatan yang dibutuhkan. Itu kami lakukan secara tepat," kata Hanum saat wawancara dengan wartawan di depan Gedung Kasuari RSUP dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Desember 2021.
 
Hanum mengatakan berkat dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Polrestabes Semarang, RSUP dr Kariadi berhasil melokalisasi titik api tidak merembet ke Gedung Kasuari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 50 Pasien RSUP dr Kariadi Dievakuasi
 
"Dan suport dari Damkar dan Polrestabes Semarang juga berjalan cepat. Semua saluran komunikasi kami lakukan dengan tepat. jadi titik api tidak meluas bisa terlokalisir di ruang MRI di Instalasi Onkologi RSUP Kariadi," ujar Hanum meegaskan.
 
Hanum mengungkap akibat kebakaran tersebut, sebanyak 50 pasien di Gedung Kausari harus dievakuasi ke Paviliun Garuda lama dan Garuda baru. Paviliun Garuda tersebut memiliki pelayanan kelas eksekutif.
 
"Sejauh ini 50 pasien di Instalasi Kasuari sudah kami evakuasi di Garuda dan semua dapatkan ruangan. Kami tempatkan di dua lantai. Satu lantai ful untuk pasien Kasuari di Garuda baru dan satu lantai di Garuda lama. Semua bisa tertangani dengan baik," tegas Hanum.

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif