ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pemkot Bogor Kembali Perpanjang PSBMK Selama 2 Pekan

Nasional bupati bogor psbb di jabodetabek
Rizky Dewantara • 11 November 2020 19:17
Bogor: Pemkot Bogor kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) tahap empat selama dua pekan ke depan. Mulai 11 November 2020 hingga 24 November 2020.
 
"Perpanjangan PSBMK tahap empat dilakukan mulai Rabu, 11 November 2020 hingga Selasa, 24 November 2020. Alasannya, karena Kota Bogor masih berada di zona oranye atau kategori sedang penularan covid-19," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada wartawan, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 11 November 2020.
 
Menurut Dedie, tidak ada yang berbeda dengan penerapan PSBMK sebelumnya yang mengatur beberapa hal, antara lain, jam operasional makan di tempat untuk kafe, restoran, rumah makan, dan sejenisnya dikembalikan hingga pukul 21.00 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada ketentuan baru, masih sama dengan perpanjangan PSMKB sebelumnya," ungkapnya.
 
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, Pemkot Bogor melanjutkan PSBMK selama dua pekan kedepan mulai 11 November 2020 hingga 24 November 2020 melalui Keputusan Wali Kota (Kepwal) Bogor nomor 440.45-813 Tahun 2020.
 
"Secara teknis sejak PSBMK diterapkan, pengaturan jarak di rumah makan, kafe dan sejenisnya telah diatur. Mulai dari jam operasional hingga pembatasan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen. Termasuk jaga jarak antar pengunjung dan kursi yang tidak boleh berdekatan," akunya kepada medcom.id, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 11 November 2020.
 
Baca:Pekerja Seni di SumenepMeronta Kelaparan
 
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjabarkan, dari data yang dirilis Satgas Covid-19 Kota Bogor, lonjakan angka kasus positif baru memang terjadi.
 
Sambung dia, mulai Senin, 2 November 2020 ada 14 kasus, Selasa, 3 November 2020 melonjak 33 kasus baru, Rabu, 4 November 2020 ada 38 kasus baru.
 
Kemudian, lonjakan kembali terjadi pada Kamis, 5 November 2020 dengan 20 kasus. Jumat, 6 November 2020 muncul 39 kasus dan pada Sabtu, 7 November 2020 ada 42 kasus baru.
 
"Kemudian pada Minggu, 8 November 2020 48 kasus, lalu Senin, 9 November 2020 ada 37 kasus baru, terakhir pada Selasa, 10 November 2020 ada 33 kasus baru. Jika ditotal sejak Senin, 2 November 2020 ada 305 kasus," terang Retno melalui keterangan tertulis yang diterima medcom.id, Bogor, Jawa Barat, 11 November 2020.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif