Suasana demo pekerja seni di Sumenep, Jawa Timur, Rabu, 11 November 2020. Medcom/ Rahmatullah
Suasana demo pekerja seni di Sumenep, Jawa Timur, Rabu, 11 November 2020. Medcom/ Rahmatullah

Pekerja Seni di Sumenep Meronta Kelaparan

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Protokol Covid-19
Rahmatullah • 11 November 2020 17:37
Sumenep: Ratusan pekerja seni berunjuk rasa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Mereka mendesak pemerintah mencabut larangan pertunjukan atau hiburan di masa pandemi covid-19.
 
"Kami hanya ingin makan, jangan larang kami berkesenian. Kami bukan penyebar korona," teriak salah satu peserta aksi di Sumenep, Rabu, 11 November 2020.
 
Baca: SMA di Jepara Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain berorasi massa juga berkaraoke bersama sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Daerah. Mereka menilai larangan untuk hiburan dinilai berat sebalah karena tidak dibarengi dengan solusi.
 
Koordinator aksi, Bambang Hudawi, menyatakan Pemerintah Daerah harus mengambil sikap atas keluhan ini. Menurutnya selama sembilan bulan terakhir para seniman tidak mempunyai penghasilan karena diberlakukannya larangan hiburan.
 
"Kami ini sudah sembilan bulan tidak bekerja. Beberapa bulan lalu sempat ada pendataan bagi pekerja seni dan ada bantuan Rp200 per bulan. Kami tolak itu," jelas Bambang.
 
Berkaitan dengan pandemi covid-19, ia menyatakan akan mematuhi setiap ketentuan yang ada dengan menerapkan protokol kesehatan. "Kami siap mematuhi protokol kesehatan, semisal hiburan di panggung atau di depan itu kita siap dengan tempat cuci dan lainnya," ungkapnya.
 
Sementara salah seorang pekerja seni, Siti Atmaja, mengaku adanya larangan berkesenian ia harus mencari solusi lain dengan membuka lapak secara daring meski belum mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Diharapkan Pemerintah Daerah dapat kembali memberikan izin gekaran hiburan atau pertunjukan seni dalam waktu dekat.
 
"Sudah lama kami ini dilarang terus kamu mau makan apa sedangkan pendapatan kami dari kesenian. Jadi kami ini menuntut larangan itu dicabut," ucap Siti.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif