Petugas bea cukai bersama BNN memperlihatkan narkoba jenis sabu-sabu di Jakarta, Kamis (30/7/2020). Antara Aceh/HO/Humas Kanwil Bea Cukai Aceh
Petugas bea cukai bersama BNN memperlihatkan narkoba jenis sabu-sabu di Jakarta, Kamis (30/7/2020). Antara Aceh/HO/Humas Kanwil Bea Cukai Aceh

Penyelundupan 16,7 Kg Sabu Asal Malaysia Digagalkan

Nasional sabu
Antara • 30 Juli 2020 20:33
Banda Aceh: Bea Cukai dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan narkoba golongan satu jenis sabu asal Malaysia di Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Sebanyak lima tersangka ditangkap.
 
"Sabu-sabu seberat 16,7 kilogram tersebut dikemas dalam 16 bungkus teh dengan berat masing-masing satu kilogram serta tujuh bungkusan dengan berat masing-masing satu ons," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro di Banda Aceh, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Dia menerangkan, penggagalan penyelundupan tersebut berawal dari informasi masyarakat perihal peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Dari informasi tersebut, tim gabungan terdiri personel Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, dan BNN saling berkoordinasi menyelidiki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Polisi Sita 21 2 Kg Sabu dari Tiga Kelompok
Petugas gabungan kemudian menemukan target diduga membawa sabu pada Rabu, 22 Juli 2020. Petugas mencegat target berinisial IS dan menemukan 10 bungkus teh berisi sabu dengan berat mencapai 10 kilogram di jok sepeda motor.
 
Berdasarkan keterangan IS, petugas menangkap empat pelaku lainnya, berinisial SY, TJ, MH, dan MR. Dari penangkapan empat pelaku tersebut, petugas mengamankan enam bungkusan teh berisi sabu dengan berat masing-masing satu kilogram serta tujuh bungkusan masing-masing dengan berat satu ons.
 
"Atas penindakan tersebut, tim gabungan Bea Cukai dan BNN telah menyelamatkan 132 ribu orang dari bahaya narkoba. Penindakan tersebut merupakan yang keenam sepanjang 2020 dengan total barang bukti sabu-sabu mencapai 227 kilogram," tutur Isnu Irwantoro.

 

(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif