Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/Roni Kurniawan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/Roni Kurniawan

Ridwan Kamil Tak Setuju Pemekaran Provinsi Bogor Raya

Nasional Pemekaran Bogor Raya
Roni Kurniawan • 14 Agustus 2019 10:16
Bandung: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak setuju dengan usulan pemekaran Provinsi Bogor Raya. Ia lebih menyetujui pemekaran dilakukan daerah tingkat kabupaten/kota di Jabar.
 
Pria yang akrab disapa Emil ini menyebut pemekaran di daerah tingkat II diperlukan untuk membenahi pelayanan publik berada di kabupaten/kota
 
"Karena aksi utama dari pelayanan publik itu bukan di provinsi dalam pandangan saya," ujar Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu, 14 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa daerah di kabupaten/kota Jawa Barat memiliki luas wilayah yang berbeda. Bahkan tak jarang warga harus menempuh jarak jauh dan waktu yang lama untuk mengurus berbagai administrasi di kabupaten/kota.
 
Baca: Bogor Ingin Jadi Provinsi
 
Hal itu pun yang mendorong Emil untuk melakukan pemekaran di daerah tingkat II seperti Sukabumi Selatan, Garut Selatan dan Bandung Timur. Bahkan pemekaran daerah tingkat II tersebut menjadi janji politik Emil saat kampanye di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.
 
"Kalau kabupaten terlalu luas seperti Cianjur, Bogor, Indramayu, Garut, Tasikmalaya. Maka jangan heran ada cerita ngurus KTP enam jam ke kantor pelayanan, pulang lagi enam jam. Jadi saya cenderung wacana pemekaran fokus untuk daerah tingkat II yang sekarang sedang di moratorium," ungkapnya.
 
Walau tak sepakat pemekaran kawasan Bogor Raya, Emil sepakat dengan usulan Wali Kota Bogor Bima Arya yang ingin mengambil tiga kecamatan di daerah Pemerintah Kabupaten Bogor. Terutama jika tujuannya untuk meningkatkan pelayanan publik.
 
"itu kompromi politik. Saya orangnya logis, saya menyatakan urgensi dari pemekaran itu untuk kepentingan menguatkan pelayanan publik," pungkas Emil.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif