Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Medcom.id/Rizky Dewantara)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Medcom.id/Rizky Dewantara)

Bogor Ingin Jadi Provinsi

Nasional pemekaran daerah Pemekaran Bogor Raya
Rizky Dewantara • 13 Agustus 2019 13:47
Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor Ade Yasin meletupkan wacana baru dengan membentuk Provinsi Bogor Raya. Pemekaran wilayah itu merupakan langkah untuk mengantisipasi perkembangan penduduk Kota dan Kabupaten Bogor yang setiap tahun mengalami peningkatan.
 
"Wilayah kami banyak berkembang, seolah-olah Kota Bogor ingin mengambil wilayah Kabupaten Bogor. Saya tidak mau ini salah untuk dipahami oleh masyarakat," ujar Bima di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa 13 Agustus 2019.
 
Bima menjelaskan, upaya pemekaran Bogor Raya menjadi provinsi baru merupakan wacana sejak 2012. Provinsi baru tersebut, terdiri dari sejumlah kota dan kabupaten, yang berlokasi tidak jauh dari Kota Hujan yakni, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Kota Sukabumi, dan, Depok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita persempit teritorialnya dengan membentuk provinsi baru, dan ide ini sudah lama sejak 2012 lalu namanya provinsi Bogor Raya. Pembahasan ini juga kita bawa ke Bupati Bogor. Bahkan Bupati Bogor juga mengingatkan saya akan wacana lama ini," ucap Bima.
 
Meski demikian, Bima menyatakan, belum membuka obrolan dengan daerah lainnya, kecuali Kabupaten Bogor.
 
"Saya baru intens dengan Bupati Bogor, saat dalam kegiatan bersama. Kita juga sempat membahas soal perluasan wilayah Kota Bogor, bahkan saya juga sempat mengkajinya bersama bupati," pungkasnya.
 
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, jika beberapa wilayah Kabupaten Bogor diambil alih Pemkot Bogor dikhawatirkan menimbulkan konflik di masyarakat.
 
"Wacana ini sebenarnya sudah lama (2012), daripada diambil alih, lebih baik bikin Provinsi Bogor Raya kan ada Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Bogor Barat, Bogor Timur, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Cianjur, Depok dan Kabupaten/Kota Bekasi," kata Ade saat ditemui di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Ade menegaskan, wacana itu patut diseriusi lantaran Provinsi Jawa Barat terlalu luas dengan memiliki 27 kota/kabupaten.
 
"Saya bilang daripada (daerah) kita diminta, lebih baik buat provinsi saja. Minimal, Bogor Raya nanti ada 10 kota/kabupaten, Jawa Barat punya 17. Itu kan obrolan ringan. Mau serius ya oke, kalau nggak ya lebih baik kita menata kabupaten yang lebih baik," tutup Ade.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif