Petugas gabungan memeriksa mobil pribadi yang melintas di perbatasan Aceh-Sumatera Utara, di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 9 Mei 2021. Antara Aceh/HO/Bidhumas Polda Aceh
Petugas gabungan memeriksa mobil pribadi yang melintas di perbatasan Aceh-Sumatera Utara, di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 9 Mei 2021. Antara Aceh/HO/Bidhumas Polda Aceh

Lalu Lintas Kendaraan di Perbatasan Aceh-Sumut Menurun

Antara • 10 Mei 2021 08:30
Banda Aceh: Arus lalu lintas kendaraan di perbatasan Aceh dengan Sumatra Utara mulai menurun saat penyekatan dan larangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah.
 
Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Dicky Sondani, mengatakan petugas masih terus melakukan penjagaan di beberapa posko penyekatan pemudik.
 
"Jumlah kendaraan masuk dan keluar sudah mulai menurun memasuki hari ketiga diberlakukannya larangan mudik dan penyekatan kendaraan maupun orang di perbatasan Aceh-Sumut," kata Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Senin, 10 Mei 2021.

Baca: Stasiun Malang Baru Siap Beroperasi
 
Dicky mengatakan sejauh ini penyekatan dan pemeriksaan di perbatasan terus diperketat untuk mendukung kebijakan pemerintah tentang larangan mudik.
 
Ada empat pos penyekatan di perbatasan Aceh dan Sumatra Utara. Empat pos tersebut yakni di Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil.
 
Penyekatan tersebut merupakan upaya dasar untuk meminimalisir dan menghindari terjadi lonjakan penyebaran covid-19 setelah Lebaran.
 
"Ini semua untuk menyelamatkan masyarakat Aceh dari ancaman bahaya covid-19. Pandemi covid-19 belum berakhir," jelas Dicky.
 
Dicky mengatakan pada hari ketiga penyekatan perbatasan, jumlah kendaraan yang putar balik sebanyak 106 unit. Jumlah tersebut berkurang sedikit dibandingkan hari pertama dan kedua dilakukannya penyekatan larangan mudik.
 
"Dari 106 unit kendaraan yang diperintahkan putar balik di hari ketiga 43 unit di antaranya sepeda motor, 61 unit mobil pribadi, dan dan dua unit minibus travel," ungkap Dicky.
 
Sedangkan penyekatan hari pertama, ada 148 kendaraan yang diperintahkan putar balik. Sedangkan di hari kedua, menurun dengan jumlah 124 kendaraan.
 
"Kami mengingatkan masyarakat yang ingin melaksanakan mudik antarprovinsi agar bisa menahan diri dan tidak perlu nekat. Ingat, ini semua demi melindungi kita dari penyebaran covid-19," ujar Dicky.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>