Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Bawa 2 Balita, Ibu di Tangerang Dibacok Begal

Hendrik Simorangkir • 17 Mei 2022 14:30
Tangerang: Seorang ibu rumah tangga Galuh Julitri, 22, menjadi korban begal di wilayah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Sadisnya, korban dibegal saat tengah membonceng dua anak balitanya yang berusia 3 dan 4 tahun.
 
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 21 April 2022 sekira pukul 06.20 WIB. 
 
"Saat itu koban hendak berangkat bekerja dengan mengendarai motor. Tapi korban terlebih dahulu ingin menitipkan kedua anaknya berusia 3 dan 4 tahun ke rumah kakaknya," ujarnya, Selasa, 17 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zain menuturkan, saat di tengah perjalanan korban dipepet dari belakang oleh dua orang pelaku yang berboncengan motor. Salah satu pelaku langsung memukul korban ke arah muka, serta membacok korban dengan sebilah golok panjang.
 
"Korban mengalami luka bacokan di kepala bagian kiri dan pergelangan tangan kiri saat mempertahankan sepeda motornya," katanya.
 
Zain menjelaskan, sepeda motor korban berhasil dibawa pelaku. Namun karena korban berteriak minta tolong, pelaku kabur dan sepeda motor korban ditinggal.
 
Baca: Pelaku Begal di Kota Bandung Dibekuk, 1 Orang Masuk DPO
 
"Dua orang saksi berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian mendengar teriakan korban dan berupaya memberikan pertolongan, pelaku kabur tanpa membawa sepeda motor korban," jelasnya.
 
Zain menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan kedua pelaku dapat diidentifikasi berinisial E, 46, dan MM, 21, merupakan warga Lebak, Banten.
 
"Pelaku berhasil ditangkap pada Senin, 16 Mei 2022 pukul 02.00 WIB, di Kampung Padarame, Desa Sukanegara Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten. Keduanya ternyata memiliki hubungan darah bapak dan anak," katanya.
 
Menurut Zain, keduanya mengakui membegal korban secara bersama-sama saat diinterogasi. Pelaku E berperan sebagai eksekutor dan MM joki yang mengendarai motor.
 
"Saat diminta untuk menunjukan barang bukti yang digunakan untuk melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut, keduanya berusaha kabur, hingga dilakukan tindakan tegas terukur oleh anggota di lapangan," jelasnya.
 
Saat ini, Zain menambahkan, kedua tersangka sudah dibawa ke Mapolsek Teluknaga guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus aksi kejahatannya di lokasi lain. 
 
"Pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih dalam. Keduanya dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara," ucap dia.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif