Minimnya alas tidur kendala bagi lansia dan anak. Foto: Dok/Screenshot Metro TV
Minimnya alas tidur kendala bagi lansia dan anak. Foto: Dok/Screenshot Metro TV

Korban Gempa: Kami Mintanya Penerangan Dulu Baru Buku-buku

Imanuel R Matatula • 25 November 2022 16:34
Cianjur: Pengungsi korban gempa Cianjur di salah satu posko pengungsian di Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan minimnya penerangan. Para pengungsi hanya mengandalkan penerangan menggunakan senter dan telepon genggam sebagai sumber pencahayaan.
 
“Pengen buat belajar, misal buku-buku biar mereka bisa baca-baca, tapi kan penerangannya kurang disini, kami mintanya penerangan dulu baru buku-buku,” kata salah seorang pengungsi korban gempa, Erlina, kepada Metro TV, Jumat, 25 November 2022.
 
Selain kurangnya sumber cahaya, para pengungsi juga kekurangan alas tidur yang layak. Para pengungsi mengharapkan adanya bantuan berupa alas tidur karena masih banyak lansia dan anak-anak yang tidur di karpet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk WC umum alhamdulilah sudah ada, dapur umum ada, kita mengharapkan alas untuk tidur, kasihan anak-anak dan orang tua," ujar Erlina.
 
Baca juga: Polres Tangsel Gelar Salat Gaib dan Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Korban mengaku bantuan logistik sudah mencukupi untuk kebutuhan sehari hari, namun bagi anak yang masih menyusui membutuhkan bantuan berupa susu formula.
 
“Mungkin kalau bisa buat susu, soalnya susunya kan pake formula,” ujar salah seorang Ibu di lokasi pengungsian.
 
Hingga saat ini pemerintah melalui pihak-pihak terkait sedang berupaya untuk memberikan bantuan secara maksimal kepada para korban, dengan memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan. Bahkan rencananya kementerian PUPR akan membangun kembali rumah tahan gempa.
 
(MBM)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif