Tangerang: Senjata api kombat dan FN, serta lima butir peluru kaliber 9 milimeter yang dijadikan barang bukti dalam kasus pidana perampokan toko emas oleh S, TH, MK dan H, di ITC Serpong, Tangerang Selatan, diketahui merupakan jenis senjata api pabrikan.
Polisi juga masih menelusuri kepemilikan senjata api tersebut dan mendalami dugaan keterkaitan pelaku dengan jaringan terorisme. Diketahui, bahwa MK, pelaku yang menyuplai senjata api kepada komplotan tersebut, merupakan pecatan TNI.
"Senjata api ini pabrikan, untuk ditelusuri apakah ada kaitan kerjasama dengan teroris. MK, sudah dipecat dari kesatuan," kata Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu, di Mapolres Tangsel, Sabtu 1 Oktober 2022.
Sarly mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim Densus 88 sedang mendalami keterlibatan aksi perampokan yang dilakukan pelaku sebanyak tiga kali di sepanjang 2022 ini yang terjadi di wilayah Pasar Kemis, Cikupa dan Serpong.
"Saat ini kami dengan tim Densus 88 mendalami motif dari pada tindak pidana pencurian di toko emas, kita ketahui pendanaan aksi teror ini dari perampokan emas dan bank," jelas Sarly.
Tangerang: Senjata api kombat dan FN, serta lima butir peluru kaliber 9 milimeter yang dijadikan barang bukti dalam kasus pidana
perampokan toko emas oleh S, TH, MK dan H, di ITC Serpong, Tangerang Selatan, diketahui merupakan jenis senjata api pabrikan.
Polisi juga masih menelusuri kepemilikan
senjata api tersebut dan mendalami dugaan keterkaitan pelaku dengan jaringan terorisme. Diketahui, bahwa MK, pelaku yang menyuplai senjata api kepada komplotan tersebut, merupakan pecatan TNI.
"Senjata api ini pabrikan, untuk ditelusuri apakah ada kaitan kerjasama dengan
teroris. MK, sudah dipecat dari kesatuan," kata Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu, di Mapolres Tangsel, Sabtu 1 Oktober 2022.
Sarly mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim Densus 88 sedang mendalami keterlibatan aksi perampokan yang dilakukan pelaku sebanyak tiga kali di sepanjang 2022 ini yang terjadi di wilayah Pasar Kemis, Cikupa dan Serpong.
"Saat ini kami dengan tim Densus 88 mendalami motif dari pada tindak pidana pencurian di toko emas, kita ketahui pendanaan aksi teror ini dari perampokan emas dan bank," jelas Sarly.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)