Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram H Amran M Amin menunjukkan aplikasi kartu tanda penduduk (KTP) digital di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (29/6-2022). (Foto: ANTARA/Nirkomala)
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram H Amran M Amin menunjukkan aplikasi kartu tanda penduduk (KTP) digital di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (29/6-2022). (Foto: ANTARA/Nirkomala)

Pemkot Mataram Uji Coba Penggunaan KTP Digital

Antara • 29 Juni 2022 16:08
Mataram: Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan melakukan uji coba penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) digital sebagai salah satu upaya memudahkan masyarakat untuk memanfaatkan dalam berbagai keperluan.
 
"Setelah pemerintah pusat uji coba di 61 daerah, Insyaallah kita di Mataram sudah siap. Bahkan saya sudah mulai mencoba menggunakan KTP digital," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram, Amran M Amin di Mataram, Rabu, 29 Juni 2022.
 
Menurutnya, salah satu syarat masyarakat dapat menggunakan KTP digital memiliki ponsel pintar untuk memindahkan data identitas warga. KTP digital, papar dia, memudahkan masyarakat yang akan berurusan dengan perbankan, BPJS, transportasi, dan kepentingan lainnya tinggal melakukan pemindaian barcode yang ada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak perlu lagi mengeluarkan atau menggandakan KTP elektronik. Jadi lebih mudah," katanya
 
Terkait dengan itu, lanjut Amran, untuk tahap pertama uji coba penerapan KTP digital akan dilakukan pada internal kalangan Dinas Dukcapil Mataram. Jika semua pejabat dan pegawai Dukcapil sudah menerapkan, maka akan diterapkan ke pejabat teras se-Kota Mataram.
 
Baca: Lampung Kebut Perekaman Data Kependudukan Warga Difabel

"Selanjutnya, kita akan sosialisasikan kepada masyarakat secara masif agar masyarakat yang sudah memiliki ponsel pintar bisa menggunakan KTP digital," katanya.
 
Amran menargetkan sekitar Agustus 2022 KTP digital sudah diterapkan secara masif di Kota Mataram, khususnya bagi warga yang memiliki ponsel pintar.
 
"Untuk masyarakat yang belum memiliki telepon pintar masih dibolehkan menggunakan KTP elektronik," ujarnya.
 
Data Dukcapil Kota Mataram mencatat target wajib KTP di kota ini sebanyak 315.118 orang, namun realisasi sampai saat ini baru mencapai 310.538 orang atau 98,55 persen.
 
Sementara itu menyangkut  tentang keamanan KTP digital, menurutnya, saat ini sistem keamanan kependudukan sudah terpusat berada di Kementerian Dalam Negeri dan tidak lagi di daerah.
 
"Dengan demikian, semua tanggung jawab keamanan data ada di pemerintah pusat," katanya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif