Ilustrasi--Guru mengatur dan memeriksa siswa saat datang dan pulang sekolah dalam uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. (ANTARA/HO Diskominfo Kota Bogor)
Ilustrasi--Guru mengatur dan memeriksa siswa saat datang dan pulang sekolah dalam uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. (ANTARA/HO Diskominfo Kota Bogor)

Kota Bogor Belum Berencana Aktifkan Lagi PTM

Antara • 12 Februari 2022 11:23
Bogor: Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, belum berencana melaksanakan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah karena angka kasus penularan covid-19 di wilayahnya masih tinggi dan sebagian berasal dari lingkungan pendidikan.
 
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan data kasus covid-19 harian menunjukkan sekitar 240 dari 500 lebih orang yang tertular covid-19 adalah guru, tenaga kependidikan, dan siswa.
 
"Jadi kami belum ada rencana membuka kembali PTM (pembelajaran tatap muka)," katanya, di Kota Bogor, Sabtu, 12 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, sejak awal Januari 2022, jumlah warga sekolah yang tertular covid-19 meningkat dari puluhan menjadi beberapa ratus orang.
 
Baca juga: Satu Pasien Covid-19 Omicron di Kudus Meninggal
 
Dinas Kesehatan Kota Bogor terus memantau tren penularan covid-19, termasuk kasus penularan yang terjadi pada warga sekolah.
 
Pada Jumat, 11 Februari 2022, secara keseluruhan kasus covid-19 di Kota Bogor bertambah 621, lebih banyak dari angka kasus pada hari sebelumnya, yang tercatat 611.
 
Menurut data Dinas Kesehatan Kota Bogor, sebanyak 283 dari total 801 tempat tidur di fasilitas isolasi yang disiapkan bagi pasien covid-19 terisi pada pada Rabu, 9 Februari 2022.
 
Penderita covid-19 yang menjalani karantina terdiri atas 156 warga Kota Bogor, 81 warga Kabupaten Bogor, dan 46 warga dari daerah lain.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif