ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Pemkot Bekasi Akui 30% Sampah Tidak Bisa Terangkut

Antonio • 20 Mei 2022 23:00
Bekasi: Pemkot Bekasi mengakui tidak semua sampah yang ada di wilayah tersebut terangkut. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana.
 
Dia menerangkan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kota Bekasi pasti ada. Pasalnya, tidak semua sampah dapat terangkut.
 
"Kita pasti ada (TPS Ilegal), karena memang volume sampah yang kita angkut tidak mungkin 100 persen ke TPA, paling 70 persen sisanya memang masih ada di TPS liar," kata Yayan di Bekasi, Jumat, 20 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, sampah yang ada di TPA Sumur Batu milik Pemkot Bekasi telah melebihi kapasitas atau overload. Yayan meminta keterlibatan masyarakat untuk turut mengurangi produksi sampah harian.
 
Pengurangan produksi sampah itu dapat dilakukan mulai dari hulu sampai dengan hilir Menurutnya, seluruh masyarakat Kota Bekasi dapat mengurangi produksi sampah dengan berbagai cara.
 
"Kita mendorong kepada warga masyarakat kepada seluruh penduduk Kota Bekasi bagaimana kita bijak mengelola sampah, melakukan pengurangan, pemilahan, dengan adanya bank sampah, komunitas, itu lah yang membantu kita mengurangi sampah dari hulu," paparnya.
 
Pengelolaan sampah dari hulu, kata Yayan, dapat memberikan nilai ekonomis bagi yang melakukannya. "Bisa menjadi kompos, ada nilai ekonomis, kertas segala macem itu kan bisa diolah," ucap dia.
 
Baca: Viral! Warga Marah ke Pembuang Sampah di TPS Ilegal, Ini Tanggapan Pemkot Bekasi
 
Dirinya mengimbau warga Kota Bekasi dapat melakukan hal itu dan ikut berperan aktif untuk mengurangi produksi sampah.
 
"Kita mengimbau kepada warga kota bekasi yang sangat baik, saya berharap agar kita sama-sama bijak dengan tidak membuang sampah sembarangan dengan mengelola sampah secara baik dari tingkat hulu," tuturnya.
 
Sebelumnya, sebuah video menunjukkan warga tengah memarahi warga lain karena membuang sampah ke tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal viral di media sosial. Pemkot Bekasi angkat bicara mengenai peristiwa tersebut.
 
Dalam video itu, terlihat dua orang warga menegur pembuang sampah ke sebuah lahan. Kemudian, terjadi perdebatan karena tempat itu bukan TPS.
 
Perekam video juga menyatakan bahwa seharusnya sampah tidak dibuang ke lokasi tersebut melainkna ke TPA. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana, membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayahnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif