Holywings cabang Pekanbaru, Riau. Metro TV
Holywings cabang Pekanbaru, Riau. Metro TV

Operasional Holywings Surabaya Ilegal

Amaluddin • 06 Juli 2022 12:22
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan seluruh outlet Holywings di Surabaya telah ditutup sejak 28 Juni 2022. Penutupan dilakukan setelah diketahui Holywings belum memiliki NIB serta Sertifikat Standart (SS) yang terverifikasi berbasis risiko melalui OSS RBA. 
 
"Artinya, tanpa kepemilikan NIB, dapat dipastikan bahwa Holywings belum mengantongi izin usaha dan izin komersial atau operasional sesuai dengan bidang usaha yang dijalankan," kata Khofifah, Selasa, 6 Juli 2022.
 
Khofifah menegaskan bahwa penutupan terhadap outlet Holywings telah dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku. Baik menurut aturan penyelenggaraan usaha dari pemerintah pusat, maupun aturan dari pemerintah daerah setempat. Adapun dasar hukum yang dijadikan alasan penutupan yaitu PP Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau di DKI Jakarta, kewenangan izin hiburan dan hotel ada di tangan Gubernur, tapi kalau di Jawa Timur ada di tangan bupati dan wali kota. Kami langsung berkoordinasi dengan Wali Kota  Surabaya. Penyegelan dan penutupan dilakukan langsung oleh Pemkot Surabaya," ujarnya.
 
Baca juga: Pemkab Badung Pastikan Pembangunan Holywings di Bali Tetap Berlanjut
 
Holywings di Jawa Timur memiliki tiga outlet yang seluruhnya berada di Kota Surabaya. Masing-masing berada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 23 Surabaya, Jalan Mayjen Yono Soewoyo Nomor 5E Surabaya dan Jalan Kertajaya Indah Timur 6/1 Blok S-201 Surabaya.
 
"Meski sudah ditutup dan disegel, saat ini Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya tetap melakukan monitoring, dan pengawasan sekaligus penerapan sanksi administratif berupa penertiban dan penghentian kegiatan," katanya. 
 
Khofifah berharap para pengusaha hiburan dapat memenuhi seluruh persyaratan dan menaati seluruh peraturan perizinan sebelum memulai usahanya guna menjamin kepastian berusaha, tanpa merugikan pihak manapun.
 
"Semoga kasus Holywings ini dapat menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang lagi di masa yang akan datang," katanya.
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif