Fetish pada kain jarik. (Twitter.com/m_fikris)
Fetish pada kain jarik. (Twitter.com/m_fikris)

Akun Diduga Pelaku Fetish Jarik Diselidiki Polisi

Nasional pelecehan seksual
Media Indonesia.com • 31 Juli 2020 11:16
Surabaya: Polda Jawa Timur menyelidiki kasus dugaan fetish jarik oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya. Polisi tengah menyelidiki dan menelusuri akun media sosial mahasiswa berinisial G tersebut.
 
"Subdit Siber telah melakukan penyelidikan terhadap akun milik inisial G yang telah melakukan pengunggahan konten-konten, meminta dan menyuruh serta melakukan beberapa perilaku pelecehan, berdasarkan konten yang disampaikan para netizen," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat, 31 Juli 2020.
 
Trunoyudo menambahkan, hingga saat ini belum ada korban kasus fetish jarik yang melapor. Dia memastikan, pihaknya tetap melakukan penyelidika meskipun belum ada laporan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sejauh ini juga Polda Jatim dan jajaran belum menerima adanya pengaduan dan laporannya dari para korban," kata Trunoyudo.
 
Baca:Fetish Bisa Dianggap Tidak Normal
 
Dia berharap, para korban bersedia melapor. Sebab keterangan dari korban bisa cepat membantu penyelidikan kasus yang sedang viral tersebut.
 
Sebelumnya jagat dunia maya diramaikan dengan fenomena fetish jarik yang dilakukan mahasiswa Unair berinisial G. Pasalnya fenomena fetish jarik tersebut kabarnya dibarengi aksi pelecehan seksual pelaku. Ironisnya itu dilakukan dengan berkedok untuk riset dan para korbannya juga mahasiswa.
 
Sebelumnya Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo, membenarkan pelaku inisial G bernama adalah Gilang. Gilang diketahui sebagai salah satu mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya Unair.
 
"Fakultas Ilmu Budaya Unair telah menggelar sidang komite etik terhadap yang bersangkutan. Pastinya kami akan mengambil tindakan tegas karena sudah menyalahi etika mahasiswa," kata Suko, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Suko menambahkan, pihak kampus juga sudah berusaha mencoba menghubungi Gilang dan keluarganya, namun belum berhasil. Sehingga pihak kampus akan menyerahkan sepenuhnya pada pihak berwenang.
 
Topik fetish jarik trending di Twitter setelah diunggah oleh akun @m_fikris dengan judul Fetish Kain Jarik. Akun yang mengaku menjadi salah satu korban ini menceritakan aksi pelaku dengan modus meminta bantuan untuk penelitian tugas akhir yang bertemakan bungkus membungkus.
 
Namun dari cuitan ini, muncul akun-akun lain yang mengaku mengalami hal yang sama dari pelaku. Mereka pun saling bercerita terkait pengalaman korban fetish jarik tersebut.
 

(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif