Fetish pada kain jarik. (Twitter.com/m_fikris)
Fetish pada kain jarik. (Twitter.com/m_fikris)

Fetish Bisa Dianggap Tidak Normal

Nasional pelecehan seksual
Inibaru • 30 Juli 2020 17:32
Jakarta: Linimasa Twitter diramaikan utas @m-fikris, mengaku dipaksa membalut dirinya dengan jarik oleh seorang mahasiswa berdalih riset bertema Bungkus Membungkus. Peristiwa yang dialami pemilik akun @m_fikris diduga disebut sebagai fetish.
 
"Fetish bisa dianggap tidak normal, jika sudah menganggu fungsi normal seksual," kata ahli psikologi, Inez Kristianti, melansir Inibaru.id, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Inez menerangkan, fetish dianggap tidak normal bila seseorang tidak terangsang secara seksual jika tidak ada objek atau benda yang membuatnya terangsang. Inez mengatakan, imajinasi seksual adalah sesuatu yang normal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun enggak semua imajinasi perlu diwujudkan, apalagi sampai merugikan pihak lain," terangnya.
 
Baca:Unair Ancam DO Mahasiswa Pelaku Fetish Jarik
 
Melansir Inibaru.id, fetish merupakan salah satu fantasi seksual pada objek atau bagian tubuh atau benda tertentu (on-living objects) yang bersifat non-seksual seperti ketiak, kaki, celana dalam atau stoking. Mereka yang memiliki fetish akan berimajinasi terhadap hal tersebut baik dengan pasangan atau seorang diri agar terangsang secara seksual.
 
Pada 2010, fetishtic, sadisme, masokisme serta transvestic disorder tidak lagi dimasukkan dalam gangguan psikiatri. Lantaran, banyak orang yang memiliki ketertarikan tidak lazim tersebut.
 
Namun fetish bisa dikatakan menyimpang jika sudah mencapai tahap tertentu. Hal ini terjadi saat seseorang dengan fetish memaksakan keinginannya, hingga mengganggu kenyamanan orang lain.
 
Dalam beberapa kasus, para pemilik fetish kerap membuat kedok yang tidak disadari para korbannya. Seperti permintaan untuk mengirimkan foto bagian tubuh tertentu, hanya sebagai pemuas fantasi seksual.
 
Ada pula yang sengaja mencuri benda-benda tertentu sebagai bahan fantasi seksual seperti sandal hingga celana dalam. Hal tersebut merugikan para korbannya.
 
Sebelumnya, seorang mahasiswa di salah satu PTN di Surabaya dikabarkan menjadi seorang predator fetish, dari utas yang dicuitkan @m_fikris dengan judul Fetish Kain Jarik. Cuitan @m_fikris trending di media sosial Twitter.
 
Diduga pelaku disebut melakukan aksinya dengan modus meminta bantuan penelitian tugas akhir dengan tema Bungkus Membungkus. Korbanya diminta mematuhi arahan dari pelaku, yakni membungkus tubuhnya dengan kain.
 

(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif