Perajin batik asal Kota Bogor, Jawa Barat, Sri Ratna Handayani Budhie bersama sejumlah karya batiknya. (Foto: Medcom.id/Rizky)
Perajin batik asal Kota Bogor, Jawa Barat, Sri Ratna Handayani Budhie bersama sejumlah karya batiknya. (Foto: Medcom.id/Rizky)

Sertifikasi Hak Cipta Dinilai Penting bagi Perajin Batik

Rizky Dewantara • 02 Oktober 2020 16:14
Bogor: Perajin batik asal Kota Bogor, Sri Ratna Handayani Budhie, menilai sertifikasi hak cipta penting dimiliki oleh setiap pembuat batik di Tanah Air. Hal itu semata agar hasil karya anak bangsa tak diklaim negara lain.
 
Sri mengungkapkan pengalaman menyakitkan saat mengunjungi sebuah pameran batik di Malaysia. Ia membeli beberapa lembar batik yang ketika dibawa pulang ke Tanah Air ternyata motifnya sama dengan yang dibuat masyarakat Borneo.
 
"Batik yang saya beli label buatan Malaysia. Begitu saya bawa ke Indonesia, ternyata itu milik Kalimantan Timur tapi memang tidak disertifikasi. Makanya sangat penting memiliki hak cipta karya batik buatan kita sendiri," ungkapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Batik Melayu Riau Kekurangan Perajin
 
Ia menegaskan dengan melakukan sertifikasi hak cipta batik, selain membuat para perajin lebih bangga juga membuat nilai sebuah karya semakin berharga.
 
"Apalagi saat ini perdagangan sudah sangat bebas, jangan sampai karya atau batik milik bangsa Indonesia diklaim oleh negara lain karena karya batik belum bersertifikat," tegas dia.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif