Sorong: Sebanyak 88 tenaga medis di Kota Sorong, Papua Barat terkonfirmasi positif covid-19. Terpaparnya sebanyak 88 tenaga medis tersebut seiring meningkatnya penyebaran covid-19.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku mengatakan, ke-88 tenaga medis yang terpapar covid-19 itu terdiri dari 30 orang bertugas di Puskesmas, Rumah Sakit Aryoko, Rumah Sakit Umum Daerah Sele be Solu 27 orang, dan Rumah Sakit Mutiara satu orang tenaga medis.
Selanjutnya, Rumah Sakit Pertamina sebanyak 15 orang tenaga medis serta Rumah Sakit Herlina sebanyak 11 orang tenaga medis.
Para tenaga medis yang terpapar covid-19 tersebut sebagian melakukan isolasi mandiri di rumah dan ada pula di rumah sakit.
Baca: Kecelakaan Beruntun Dua Truk dan Motor di Sidoarjo, 1 Tewas
Ia menyampaikan bahwa dengan meningkatnya jumlah tenaga medis terpapar covid-19 masyarakat diharapkan disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Jika tenaga medis terpapar covid-19 terus meningkat dikhawatirkan pelayanan kepada masyarakat terbengkalai. Tidak ada yang melayani pasien apabila tenaga medis banyak positif covid-19 ," ujarnya.
Menurut dia, pihaknya telah mendapat informasi bahwa Rumah Sakit Rujukan covid-19 di Kampung Baru dan Rumah Sakit Angkatan Laut sudah mulai kewalahan mengurus pasien covid-19 karena kekurangan tenaga medis akibat banyak tenaga medis positif covid-1.
Ruddy mengimbau kepada masyarakat agar menghilangkan pandangan bahwa virus corona sudah tidak ada sebab sebanyak 88 tenaga medis terpapar covid-19 menunjukkan virus masih ada.
"Mari kita terapkan protokol kesehatan yakni rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan demi melindungi diri dan keluarga dari penyebaran covid-19," tambah dia.
Sorong: Sebanyak 88 tenaga medis di Kota Sorong, Papua Barat terkonfirmasi positif covid-19. Terpaparnya sebanyak 88 tenaga medis tersebut seiring meningkatnya penyebaran covid-19.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku mengatakan, ke-88 tenaga medis yang terpapar covid-19 itu terdiri dari 30 orang bertugas di Puskesmas, Rumah Sakit Aryoko, Rumah Sakit Umum Daerah Sele be Solu 27 orang, dan Rumah Sakit Mutiara satu orang tenaga medis.
Selanjutnya, Rumah Sakit Pertamina sebanyak 15 orang tenaga medis serta Rumah Sakit Herlina sebanyak 11 orang tenaga medis.
Para tenaga medis yang terpapar covid-19 tersebut sebagian melakukan isolasi mandiri di rumah dan ada pula di rumah sakit.
Baca:
Kecelakaan Beruntun Dua Truk dan Motor di Sidoarjo, 1 Tewas
Ia menyampaikan bahwa dengan meningkatnya jumlah tenaga medis terpapar covid-19 masyarakat diharapkan disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Jika tenaga medis terpapar covid-19 terus meningkat dikhawatirkan pelayanan kepada masyarakat terbengkalai. Tidak ada yang melayani pasien apabila tenaga medis banyak positif covid-19 ," ujarnya.
Menurut dia, pihaknya telah mendapat informasi bahwa Rumah Sakit Rujukan covid-19 di Kampung Baru dan Rumah Sakit Angkatan Laut sudah mulai kewalahan mengurus pasien covid-19 karena kekurangan tenaga medis akibat banyak tenaga medis positif covid-1.
Ruddy mengimbau kepada masyarakat agar menghilangkan pandangan bahwa virus corona sudah tidak ada sebab sebanyak 88 tenaga medis terpapar covid-19 menunjukkan virus masih ada.
"Mari kita terapkan protokol kesehatan yakni rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan demi melindungi diri dan keluarga dari penyebaran covid-19," tambah dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)