Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

DIY Target Miliki 1.300 Tenaga Penyuntik Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona vaksin covid-19 Pencegahan Covid-19 penanggulangan covid-19
Ahmad Mustaqim • 12 Januari 2021 13:55
Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru memiliki sebanyak 367 orang tenaga penyuntik vaksin (vaksinator). Jumlah ini masih akan ditambah untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi di wilayah tersebut.  
 
"Sebanyak 367 vaksinator ini sudah mendapat pelatihan," kata Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaning Astutie, di Yogyakarta, Senin, 11 Januari 2021.
 
Ia mengatakan ada puluhan ribu tenaga kesehatan di DIY. Namun, kebutuhan untuk menjadi vaksinator sekitar 1.300 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Target kami (Pemerintah DIY memiliki) 1.300 (vaksinator) untuk melayani sekitar 3,6 juta penduduk DIY," kata dia.
 
Hingga 8 Januari 2021, sebanyak 35.239 sumber daya manusia (SDM) kesehatan terdata akan divaksin pada tahap awal. Mereka dari unsur dokter, perawat, bidan, hingga sopir dan petugas kebersihan di fasilitas kesehatan.
 
Baca juga: ASN Aceh Dilarang Menghadiri dan Menyelenggarakan Pesta
 
Pembajun menyebut sudah ada banyak SDM kesehatan yang memperoleh pesan singkat dari sistem vaksinasi. Ia mengatakan penerima pesan singkat itu akan diverifikasi dan screening sebelum disuntik vaksin covid-19 Sinovac.
 
"Pelayanan vaksin akan dilakukan lewat fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta yang terdaftar dan terkoneksi dengan Kemenkes. Baik rumah sakit, puskesmas, hingga klinik,” ungkapnya
 
Vaksinasi perdana di DIY akan dilakukan 14 Januari 2021 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta. Ada 15 orang yang akan disuntik vaksin pertama kali, kecuali Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, karena usianya 74 tahun. Penerima vaksin dibatasi dalam usia 18 hingga 59 tahun.
 
“Pelaksanaan vaksinasi nanti ada empat meja. Meja pertama pendataan dan identifikasi, meja kedua screening dan pemeriksaan, meja ketiga vaksinasi, dan meja keempat monitoring dan evaluasi,” jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif