Ilustrasi - Warga saat mendaftar pekerja di kantor Disnakertrans Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (ANTARA/Akhyar)
Ilustrasi - Warga saat mendaftar pekerja di kantor Disnakertrans Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (ANTARA/Akhyar)

Lombok Tengah Usulkan 4 Opsi UMK 2023

Antara • 30 November 2022 14:17
Praya: Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengusulkan empat opsi dalam penetapan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2023 kepada pemerintah Provinsi NTB.
 
"Kalau Provinsi NTB ada tiga opsi, kita di Lombok Tengah usulkan empat opsi untuk UMK 2023," kata Fungsional Mediator Hubungan Industrial (HI) Disnakertrans Lombok Tengah, Lalu Muh Sukran, di Praya, Rabu, 30 November 2022.
 
Dari hasil pembahasan yang telah dilakukan tersebut, pemerintah daerah mengusulkan kenaikan UMK itu 7,3 persen atau Rp2.356.000 dari UMK Lombok Tengah 2022, sebesar Rp2.207.212. Kemudian dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan agar penetapan UMK 2023 tetap menggunakan formula PP 36 tahun 2021 dengan kenaikan 5 persen atau Rp2.318.000.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, opsi ketiga dari Serikat Pekerja mengusulkan agar penetapan UMK 2023 menggunakan formula terbaru dari Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 dengan menggunakan alfa 0,2 persen atau Rp2.377.000. Sedangkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengusulkan kenaikan berdasarkan formulasi PP 36 yakni 5 persen atau Rp2.318.000.
 
Baca juga: Papua Tetapkan UMP 2023 Naik Rp302 Ribu

"Rata-rata opsi usulan UMK itu ada kenaikan. Namun, tergantung dari keputusan Gubernur NTB formula yang mana ditetapkan," katanya.
 
Ia mengatakan, hasil pembahasan UMK 2023 ini akan disampaikan Kepala Bupati Lombok Tengah untuk mendapatkan rekomendasi ke Gubernur NTB untuk dilakukan penetapan. Apabila UMK 2023 tersebut telah ditetapkan dan ada pihak yang tidak terima bisa melakukan gugatan melalui jalur hukum.
 
"Secara aturan sudah jelas. UMK itu juga harus lebih tinggi dari UMP," katanya.
 
Untuk diketahui, Berdasarkan rapat internal dengan anggota dewan pengupahan Provinsi NTB yang dilaksanakan pada Senin, 14 November 2022, perkiraan UMP 2023 sebesar Rp 2.325.867 atau naik Rp118.655 (5,38 persen) dibandingkan UMP 2022 sebesar Rp 2.207.212.
 
Angka tersebut diperoleh dengan menggunakan formula lama PP 36 tahun 2021 yang mengacu pada pertumbuhan ekonomi atau inflasi yang terjadi.
 

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id

 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif