Ilustrasi Pengemis membawa anak balitanya meminta sedekah kepada pengguna Jembatan Penyeberangan Orang pasar Senen, Jakarta. Foto: MI/RAMDANI
Ilustrasi Pengemis membawa anak balitanya meminta sedekah kepada pengguna Jembatan Penyeberangan Orang pasar Senen, Jakarta. Foto: MI/RAMDANI

Hidup Susah, Alasan Orang Tua di Tangerang Sewakan Anak untuk Mengemis

Nasional perdagangan anak perdagangan manusia perlindungan anak PMKS tangerang selatan
Farhan Dwitama • 07 November 2021 16:09
Tangerang: Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan, Banten, telah memanggil orang tua dari dua anak yang dijadikan pengemis di lampu perempetan jalan di kawasan Tangerang Selatan.
 
"Iya betul, sudah kita panggil. Kondisinya alhamdulillah baik," ungkap kepala P2TP2A Tangsel, Tri Purwanto, dikonfirmasi, Minggu, 8 November 2021.
 
Dia menegaskan, melibatkan anak untuk mengemis merupakan tindakan eksploitatif. Meski begitu, pihaknya mengaku masih menyosialisasikan undang-undang perlindungan anak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Pengemis di Tangerang Selatan Sewa Balita untuk Beroperasi
 
"Untuk sementara masih diberikan pembinaan dan kita informasikan tentang undang-undang perlindungan anak dan sanksi apa yang nanti akan diberikan terhadap orang baik orang tua atau orang lain yang mengeksploitasi anak," katanya.
 
Tri Purwanto menyebutkan, orang tua anak yang dijadikan pengemis berdalih menyewakan buah hatinya lantaran desakan ekonomi. 
 
"Alasan ekonomi. Mereka sebenarnya ber-KTP Tangsel, tapi saat ini mengontrak di (wilayah) Poris Kota Tangerang. Kalau menurut informasi dari ibunya baru sebulan (anaknya disewakan) semenjak dia mengontrak di Poris," jelas Tri Purwanto.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif