Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Medcom.id/ Antonio
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Medcom.id/ Antonio

Pemkot Bekasi Imbau Perantau Tak Mudik Saat Libur Nataru

Nasional Mudik Lebaran natal dan tahun baru PPKM level 3 Kota Bekasi
Antonio • 26 November 2021 13:55
Bekasi: Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi (KKPCTPE) Kota Bekasi melakukan sejumlah pengetatan aktivitas masyarakat pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Aturan tertuang dalam Surat Edaran Nomor 443.1/1857/SET.COVID-19 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 di Wilayah Kota Bekasi.
 
Ketua KKPCTPE sekaligus Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, surat edaran itu mengatur sejumlah hal terakit dengan kegiatan masyarakat saat Nataru.
 
"Selama periode Natal dan Tahun Baru harus mengaktifkan kembali fungsi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah kecamatan, kelurahan serta RT RW paling lama pada tanggal 20 Desember 2021," kata Rahmat, Jumat 26 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia juga menyatakan, semua pihak harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat. Yakni dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan). Kemudian, menerapkan 3T (testing, tracing, treatment).
 
Baca: Pemkot Kendari Belum Bisa Terbitkan Larangan Perayaan Natal dan Tahun Baru
 
"Serta melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi, terutama vaksinasi lansia, sampai akhir Desember 2021," ujarnya.
 
Rahmat mengimbau masyarakat dan perantau yang ada di wilayah setempat untuk tidak mudik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada Desember 2021 mendatang.
 
Ia mengatakan, pihaknya tengah menyosialisasikan peniadaan mudik Nataru kepada warga masyarakat dan masyarakat perantau yang berada di wilayah Kota Bekasi.
 
"Diimbau tidak berpergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer atau tidak penting atau tidak mendesak," katanya melalui keterangan tertulis dikutip Jumat 26 November 2021.
 
Rahmat menjelaskan, pihaknya juga akan melakukan pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri. "Termasuk Pekerja Migran lndonesia (PMl) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru," katanya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif