Keluarga Lega Jonny Arung Selamat dari Pembantaian di Nduga

Andi Aan Pranata 06 Desember 2018 18:01 WIB
Pembunuhan Puluhan Pekerja di Papua
Keluarga Lega Jonny Arung Selamat dari Pembantaian di Nduga
ilustrasi Medcom.id
Makassar: Karyawan PT Astika Karya bernama Jonny Arung dipastikan selamat dari pembantaian kelompok bersenjata di Nduga, Papua. Keluarga Jonny di Makassar, Sulawesi Selatan, merasa lega karena sebelumnya mendapatkan kabar soal banyak korban tewas akibat penyerangan.

Jonny, yang menjabat Site Operation Manager, merupakan warga perumahan Dataran Tinggi, jalan Leimena, Makassar. Istri Jonny, Maygiani Misanan telah berangkat ke Papua untuk bertemu sang suami.

"Pak Jonny sementara dirawat di rumah sakit, karena kondisinya masih lemah. Informasi dari sana, dia tidak mengalami luka," kata Welgi, keluarga Jonny yang ditemui di Makassar, Kamis 6 Desember 2018.


Welgi mengatakan, Jonny Arung berhasil menyelamatkan diri saat kelompok bersenjata menyerang para pekerja konstruksi jembatan Trans Papua, Sabtu lalu. Namun dia belum mengetahui bagaimana cara Jonny kabur hingga akhirnya bisa dievakuasi oleh aparat keamanan.

Baca: Korban Tewas Penembakan di Nduga 20 Orang

"Rencananya (Jonny) akan dibawa pulang ke sini, tapi belum tahu kapan. Karena psikisnya juga kemungkinan masih trauma. Tapi keluarga sudah lega karena dia selamat," kata Welgi.

Sebelumnya, istri Jonny menyampaikan kabar soal kondisi suaminya melalui Facebook. Pada status yang diunggah pada Rabu 5 Desember, Maygiani menulis soal Jonny yang dipastikan selamat. Saat itu, Jonny disebut akan dievakuasi dari Pos 7 Mbua, menuju Timika atau Wamena.

"Saya mewakili kak Jonny, berterima kasih sebesar-besarnya atas doa dan dukungannya. Saya sangat yakin, doa-doa kita semua yang menguatkan beliau," Maygiana menulis.

Baca: KKB di Papua Kerap Memalak

Dari data yang dihimpun, sebagian pekerja PT Astika saat hari penyerangan kelompok bersenjata, berasal dari Sulsel. Mereka antara lain dari Makassar, Toraja, dan Gowa. Belasan orang meninggal dan sementara dievakuasi.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id