Tiga anak dan belasan warga Distrik Kiwirok dievakuasi ke Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Sabtu (25/9/2021), guna menghindarkan mereka dari serangan anggota kelompok kriminal bersenjata. (ANTARA/HO Humas Polda Papua)
Tiga anak dan belasan warga Distrik Kiwirok dievakuasi ke Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Sabtu (25/9/2021), guna menghindarkan mereka dari serangan anggota kelompok kriminal bersenjata. (ANTARA/HO Humas Polda Papua)

17 Warga Sipil Kiwirok Dievakuasi ke Oksibil Papua

Antara • 25 September 2021 13:51
Jayapura: Sebanyak 17 warga sipil, termasuk di antaranya tiga anak, sudah dievakuasi dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Proses evakuasi dilakukan sejak Sabtu pagi, 25 September 2021.
 
"Sudah tidak ada lagi warga bukan asli Papua yang berada di Kiwirok," ujar Kepala Kepolisian Resor Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito, mengutip Antara.
 
Dia mengatakan, belasa warga sipil itu dievakuasi ke Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Evakuasi warga menggunakan pesawat berbadan kecil milik Smart Air dalam dua kali penerbangan.

"Evakuasi berlangsung aman dan lancar, tanpa kendala," kata Cahyo.
 
Dia menambahkan, warga yang dievakuasi dari Kiwirok untuk sementara ditampung di Markas Kepolisian Resor Pegunungan Bintang di Oksibil.
 
Baca: Komnas HAM: Keamanan Nakes Harus Terjamin
 
Keamanan Distrik Kiwirok terganggu sejak Senin, 13 September 2021, ketika kelompok kriminal bersenjata (KKB) Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo terlibat kontak senjata dengan aparat keamanan.
 
Dalam baku tembak tersebut seorang prajurit terluka, komandan operasi KKB Ngalum Kupel Elly M Bidana tewas. Sementara itu, dua anggota KKB terluka.
 
Anggota KKB juga dilaporkan membakar fasilitas umum serta menyerang tenaga kesehatan di Kiwirok. Seorang tenaga kesehatan meninggal karena terjatuh ke jurang saat berusaha lari demi menghindari penganiayaan anggota KKB.
 
Sementara itu, empat orang tenaga kesehatan lainnya yang menjadi korban serangan anggota KKB harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Marthen Indey di Jayapura.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan