Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)

Ganjar Yakin Target Pengangkatan Sejuta Guru Tercapai

Lukman Diah Sari • 03 Desember 2022 17:48
Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para guru untuk tidak khawatir. Ganjar menegaskan hanya di era Presiden Joko Widodo ratusan ribu guru honorer kini diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
 
"Jadi bapak ibu tidak perlu khawatir. Saya yakin target pengangkatan satu juta PPPK akan mampu terpenuhi. Saya yakin tahun depan akan ada peningkatan lagi," kata Ganjar saat memberikan sambutan di HUT PGRI ke-77 dan Peringatan Hari Guru Nasional, di Marina Convention Center, Semarang, Sabtu, 3 Desember 2022.
 
Ganjar memberikan keyakinan itu di depan 9.000 guru yang hadir. Terlebih, kata dia, pada tahun 2021 sudah ada 300 ribu pengangkatan guru dan tahun 2022 ada 319 ribu pengangkatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam acara itu, Ganjar mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan ribuan guru yang gugur saat pandemi covid-19. Mereka, kata Ganjar, telah banyak membantu pemerintah menjaga kualitas pendidikan.
 
Ganjar lantas mengisahkan pentingnya peranan guru pada kesuksesan dan kemajuan Jepang. Pasalnya saat itu, Kaisar Jepang menanyakan jumlah guru yang tersisa setelah dihantam bom atom.
 
“Pertanyaan sederhananya, bisa enggak kita menyamai capaian Jepang itu? Bisa nggak spirit Jepang itu kita tiru?,” kata Ganjar.

Baca: Guru Titip 2 Pesan Penting di HUT ke-77 PGRI


Ganjar optimistis hal itu bisa terwujud. Sebab selama ini pemerintah terus berikhtiar melakukan pemerataan akses pendidikan. Melalui program Sekolah Garis Depan dan Guru Garis Depan, hingga Merdeka Belajar.
 
"Dengan program itu, ruang belajar mengajar serta pertukaran pikiran antara guru dan murid terjadi lebih intensif. Dan di sinilah peran dan kualitas guru jadi nomor satu," jelas dia.
 
Mantan anggota DPR itu menerangkan bahwa kualitas pendidikan tidak bisa mengesampingkan kesejahteraan dari para guru. Sebab, mereka pemegang kunci berkualitasnya sebuah generasi.
 
"Maka sebelum kita melakukan pembangunan sumber daya manusia, para guru mesti sudah terbangun dengan kokoh terlebih dulu. Agar tempat terhormat yang sudah menempel di pundak guru, tidak terdegradasi karena keterbatasan ekonomi,” tutur Ganjar.
 
Adapun di Jawa Tengah, Ganjar telah melantik 5.788 guru PPPK. Selain itu pada 31 Oktober dibuka lagi penerimaan PPPK dengan total 4.361 lowongan untuk guru dari 4.600 lowongan yang disediakan.
 
Selain itu, ada 5.546 guru honorer di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah menerima gaji sesuai UMK kabupaten kota masing-masing plus 7,5 sampai 10 persen.

 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif